Hilirisasi untuk Kemajuan Jogja, UMY dan Kadin DIY Sepakat Kerja Sama

oleh -452 Dilihat
INDUSTRI: Kampus UMY bekerja sama dengan Kadin DIY untuk pengembangan hasil penelitian.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menggandeng Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk hilirisasi hasil penelitian kampus.

Keduanya sepakat bekerja sama meliputi riset kolaboratif serta pengembangan produk hasil riset dosen dan mahasiswa UMY. Hal itu untuk mendukung pengembangan Kota Yogyakarta.

Direktur Inovasi dan Hilirisasi UMY, Dr Novi Caroko menjelaskan pada pertemuan tersebut, kampus membawa portofolio berisi 243 paten hasil inovasi.

Salah satu produk unggulan yang diperkenalkan adalah alat deteksi darah nifas pada ibu melahirkan.

”Ini merupakan hasil inovasi dari penelitian Dosen Magister Keperawatan UMY, Dr Elsye Maria Rosa, alat deteksi darah nifas sudah diproduksi oleh industri alat kesehatan,” ungkap Caroko.

Alat itu menjadi satu-satunya inovasi sejenis di Indonesia yang dikembangkan oleh dosen UMY.

Produk Nyata

Caroko menambahkan Kadin siap mendukung dan memfasilitasi diskusi langsung antara dosen dan pelaku industri, khususnya dalam proses hilirisasi produk paten. Tujuannya, masyarakat memperoleh manfaat dari sana.

”Kerja sama mempererat hubungan antara dosen UMY sebagai inovator dengan dunia industri di bidangnya masing-masing,” tandasnya.

Dengan demikian, produk paten tidak hanya berhenti pada sertifikat, tetapi dapat digunakan secara nyata di industri, khususnya di Yogyakarta, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut juga menjadi upaya UMY mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri, sehingga mereka memperoleh gambaran nyata tentang dunia kerja.

Mereka dan dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran secara langsung untuk memberikan manfaat bagi umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.