Site icon Bisnis Jogja

World Tourism Day 2024: Pariwisata Berkelanjutan

Y Sri Susilo (Foto: istimewa)

HARI Pariwisata Dunia (World Tourism Day) merupakan agenda dari Organisasi Pariwisata Dunia PBB (United Nation World Tourism Organization/UNWTO).

Tujuannya mendorong perkembangan pariwisata di berbagai penjuru dunia. Peringatan Hari Pariwisata Dunia (HPD) setiap tahun pada tanggal 27 September sejak tahun 1980, termasuk di Indonesia.

Seperti diketahui, aktivitas periwisata mempunyai efek pengganda ekonomi yang sangat nyata. Salah satu kontribusi aktivitas pariwisata yakni penyerapan tenaga. Kegiatan pariwisata juga mempunyai keterkaitan ke depan dan ke belakang dengan sektor ke belakang.

Aktivitas pariwisata mampu menggerakan sektor perhotelan, restoran, transportasi, komunikasi, perdagangan, serta UMKM dan industri kreatif.

Pariwisata Perdamaian

Tahun 2024, HPD mengangkat tema ”Pariwisata dan Perdamaian” (Tourism and Peace). Tujuannya mengeksplorasi hubungan antara pariwisata dan pembangunan perdamaian.

Hal tersebut terkait dengan bagaimana perjalanan, pertukaran budaya, dan praktik pariwisata berkelanjutan dapat berkontribusi pada penyelesaian konflik, rekonsiliasi, dan promosi perdamaian di seluruh dunia.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyampaikan pesan berkaitan dengan HPS 2024. Ia mengatakan pariwisata menyatukan orang-orang.

”Pada Hari Pariwisata Sedunia ini, kita merenungkan hubungan mendalam antara pariwisata dan perdamaian. Pariwisata berkelanjutan dapat mengubah masyarakat – menciptakan lapangan kerja, mendorong inklusivitas, dan memperkuat ekonomi lokal,” ungkap Guterres.

Ia juga menekankan dengan menghargai dan melestarikan warisan budaya dan alam, hal ini dapat membantu mengurangi ketegangan dan memelihara hidup berdampingan secara damai. Pariwisata juga dapat meningkatkan saling ketergantungan ekonomi antara negara tetangga, mendorong kerja sama dan pembangunan yang damai.

Kekuatan Ekonomi

Dari pesan tersebut, selain menjadi pusat kekuatan ekonomi, pariwisata dapat menyatukan orang-orang dalam situasi yang tidak bermusuhan. Dengan kata lain pariwisata memiliki potensi untuk berkontribusi pada perdamaian.

Selain itu juga disinggung pariwisata berkelanjutan yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, mendorong inklusivitas dan mendorong ekonomi lokal.

Pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) adalah pengembangan konsep berwisata yang dapat dapat memberikan dampak jangka panjang pada lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan bagi seluruh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung.

Referensi lain menyatakan pariwisata berkelanjutan adalah pendekatan dalam pengembangan pariwisata yang berfokus pada upaya untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan wisatawan, industri pariwisata, lingkungan, dan masyarakat lokal.

Wisata Alam

Penulis berkesempatan mengikuti kegiatan pariwisata di Taman Nasional Komodo bersama 40 akademisi dan peneliti seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dalam rangkain kegiatan ”BI Sapa Akademisi” yang diselenggarakan oleh Departemen Komunikasi Bank Indonesia (Dekom BI).

Kegiatan dimulai dari Dermaga Hotel Ayana, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT menuju ke Pulau Padar, Pantai Pink (Pink Beach) dan Pulau Komodo. Taman Nasional Komodo sebagai wisata alam telah menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan.

Regulasi di destinasi tersebut ketat, wisatawan dilarang mengambil dan berperilaku yang dapat merusak lingkungan. Catatan penulis pantai di Komodo cukup banyak sampah. Kondisi tersebut menunjukkan kesadaran wisatawan untuk menjaga kebersihan sehingga lingkungan tetap lestari perlu ditingkatkan sehingga pariwisata berkelanjutan dapat terwujud.

Dengan HPD 2024 seharusnya menjadi momentum untuk seluruh pelaku industri pariwisata dan wisatawan untuk meningkatkan pemahaman tentang pariwisata berkelanjutan. Tentu tidak hanya paham namun juga harus sadar dalam implementasinya.

Bagi pelaku industri pariwisata, aktivitas pariwisata berkelanjutan merupakan ”produk” yang berdaya jual tinggi. Bagi wisatawan, pariwisata berkelanjutan merupakan pilihan ”produk” wisata yang berdaya tarik tinggi. Selamat HPD 2024!

Exit mobile version