JOGJA, bisnisjogja.id – Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta menetapkan standar kesejahteraan satwa sebagai fondasi utama untuk bertransformasi menjadi lembaga konservasi kelas dunia. Manajemen mengusung misi “Animal Welfare is Our Priority” guna memperkuat posisi kebun binatang terbesar di DIY tersebut.
Direktur Utama GL Zoo, KMT A Tirtodiprojo atau yang akrab disapa Joko menargetkan instansinya resmi bergabung dengan perhimpunan kebun binatang sedunia (WAZA) pada Oktober 2026.
Joko menyatakan GL Zoo akan terus meningkatkan sertifikasi tingkat Asia yang telah mereka raih menuju standar global. Ia memandang fokus pada kesejahteraan satwa sebagai jati diri utama lembaga konservasi.
Pihak manajemen menjadikan tahun 2025 dan 2026 sebagai momentum krusial bagi seluruh elemen perusahaan untuk bersinergi. Joko percaya bahwa ekosistem satwa yang terjaga mencerminkan keberhasilan manajemen internal secara menyeluruh.
Fokus Kesejahteraan Hewan
Ia juga menekankan bahwa kesejahteraan karyawan menjadi prasyarat utama sebelum mewujudkan kesejahteraan satwa yang optimal. Prinsip saling mendukung inilah yang menjadi motor penggerak inovasi di Gembira Loka.
Secara teknis, GL Zoo kini mulai meninggalkan konsep kandang kerangkeng besi konvensional yang kaku. Sebagai gantinya, pengelola menghadirkan konsep habitat alami yang mendukung perilaku asli para penghuninya.
Implementasi konsep baru ini terlihat jelas pada koleksi satwa terbaru seperti African Painted Dog dan Red Fox. Pengunjung kini dapat mengamati satwa tersebut tanpa terhalang sekat besi yang mencolok.
Kehidupan Seperti di Alam
Perubahan desain bertujuan agar satwa dapat menikmati kehidupan sebagaimana di alam liar. Selain itu, pengunjung mendapatkan pengalaman edukasi dan rekreasi yang lebih mendalam melalui tampilan habitat yang estetis.
Meski mencatatkan angka kunjungan hampir 70.000 orang selama libur Lebaran 2026, Joko mengingatkan jajarannya agar tidak bersikap jumawa. Ia mengajak seluruh karyawan tetap rendah hati dan peka terhadap isu pelestarian alam global.
Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X, yang hadir dalam acara tersebut turut memberikan dukungan moral bagi manajemen. Kehadirannya memotivasi GL Zoo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan berbasis etika perlindungan satwa.






