Perlu Kolaborasi dan Sinergi untuk Memperkokoh Pertekstilan DIY

oleh -241 Dilihat
Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY, Suyatman Nainggolan.(Foto: Y Sri Susilo)

JOGJA, bisnisjogja.id – Pengurus Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2024 di RM Ny Suharti, Gedong Kuning, Yogyakarta (Sabtu, 02/11/24).

Hadir dalam rapat kerja, pengurus API DIY, antara lain Ketua API, Suyatman Nainggolan, Penasehat Robby Kusumaharta, Sekretaris Tim Apriyanto dan sejumlah pengurus seperti Iwan Susanto, Afif Syakur serta Y Sri Susilo. Rapat kerja mengambil tema ”Kolaborasi & Sinergi untuk Memperkokoh Pertekstilan DIY”.

”Tema rapat kerja menggarisbawahi pentingnya kekompakan, kolaborasi, dan inovasi menghadapi tantangan dan peluang besar di sektor pertekstilan DIY,”jelas Suyatman Nainggolan.

Tantangan Utama

Menurut Suyatman, sektor pertekstilan DIY menghadapi tantangan utama berupa kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan melakukan inovasi secara berkelanjutan.

”Efisisien dan inovasi sangat penting mengingat industri tekstil harus mampu berdaya saing tinggi, di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Ia menjelaskan Industri Kecil Menengah (IKM) Tekstil dan Produk Tekstil, yang merupakan bagian integral dari ekosistem pertekstilan, juga memegang peran strategis dalam memperkuat ekonomi DIY.

Di wilayah DIY terdapat sekitar 345.000 UMKM yang perlu dukungan agar semakin adaptif, inovatif, dan mampu berkembang seiring dengan tuntutan zaman.

Tujuan Utama

Tim Apriyanto, menjelaskan tiga tujuan utama yakni pertama, konsolidasi organisasi. Mereka memperkuat koordinasi dan sinergi internal agar API DIY semakin solid. Selain itu siap menghadapi tantangan industri.

MAKIN SOLID: Peserta raker API DIY, makin solid.(Foto: istimewa)

Kedua, membuat kebijakan organisasi. Mereka perlu menyusun kebijakan yang mendukung pemajuan organisasi API DIY agar menjadi lebih kuat, profesional, dan mampu melayani kebutuhan serta aspirasi seluruh anggota.

Ketiga, menyusun rencana kerja untuk satu tahun ke depan. Mereka harus menyiapkan strategi dan program kerja selama satu tahun yang akan memperkokoh posisi API DIY, sekaligus memastikan keberlanjutan dalam program-program yang berorientasi pada peningkatan daya saing industri tekstil DIY.

Kesempatan Emas

”Salah satu prioritas ke depan, penyelenggaraan perhelatan pertekstilan tingkat internasional. Jogja telah ditunjuk sebagai tuan rumah International Textile Manufacturers Federation (ITMF) yang akan berlangsung Oktober 2025,” jelas Robby Kusumaharta.

Menurut Robby, tanggung jawab besar tersebut merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan keunggulan pertekstilan DIY ke dunia. Juga memperluas jaringan dan kerja sama internasional.

”API DIY harus mempersiapkan diri dengan baik agar acara dapat terselenggara secara profesional dan menjadi kebanggaan kita bersama,” harap Robby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.