JOGJA, bisnisjogja.id – Bisnis tak harus yang muluk-muluk, yang penting konsisten. Inilah yang dilakukan mahasiswa Program Studi Akuntansi FEB UGM, Muhammad Fardan Arrizieq.
Bisnis apa? Cuci sepatu. Memang, usaha ini dalam beberapa tahun terakhir sudah menjadi tren. Namun demikian potensinya besar karena setiap orang pasti memerlukannya.
Fardan mendirikan usaha cuci sepatu dengan nama RockWashRepeat. Tidak hanya menawarkan jasa cuci sepatu, tetapi juga memperhatikan pengalaman pelanggan secara mendalam.
Layanan Kualitas
Awalnya sederhana. Ia dan teman-temannya kesulitan menemukan layanan cuci sepatu berkualitas. Dari sanalah, ia kemudian menggagas untuk memulai usaha sendiri.
”Kenapa tidak? Daripada ribet mencari layanan yang berkualitas, lebih baik usaha sendiri dan terapkan layanan maksimal dan berkualitas bagi konsumen,” tutur Fardan.
Ia melakukan promosi dengan sebuah poster sederhana di Instagram. Siapa sangka, respons yang muncul sangat positif, bermula dari lingkungan sekitarnya. Ini menguatkan tekadnya untuk menjalankan bisnis lebih serius.
Pilihan Layanan
”Kami ada beberapa pilihan layanan cuci sepatu, menyesuaikan jenis bahan. Layanan juga mencakup pembersihan mendalam, penghilangan warna kuning pada sol sepatu dan perbaikan khusus bagi yang rusak,” papar Fardan.
Tidak seperti usaha sejenis lainnya, ia melakukan jemput bola. Ada layanan pick-up dan delivery gratis untuk area UGM dan sekitarnya. Nah, ini salah satu daya tarik bagi mahasiswa yang menginginkan solusi praktis tanpa harus mendatangi gerai cuci sepatu.
Meskipun sudah berjalan lancar tapi ada saja tantangan selama menjalani bisnis. Ia menyebut seperti menjaga standar kualitas layanan, menjaga kesan pertama, dan membangun kepercayaan pelanggan.





