JOGJA, bisnisjogja.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperkokoh posisinya di kancah internasional. Berdasarkan laporan QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026, tiga bidang ilmu di bawah Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) sukses menembus peringkat 201-250 dunia.
Capaian impresif tersebut mencakup bidang Business & Management Studies, Accounting & Finance, serta Economics & Econometrics. Bidang ekonomi dan ekonometrika tercatat menunjukkan progres signifikan dengan menyamai posisi dua bidang lainnya di level global.
Dekan FEB UGM, Prof Didi Achjari, menegaskan pencapaian kampus merupakan cerminan dari kinerja kolektif sivitas akademika. Menurutnya, pemeringkatan bukanlah tujuan utama, melainkan dampak positif dari kualitas tata kelola pendidikan yang dijalankan.
Indikator Academic Reputation menjadi kontributor terbesar dalam penilaian dengan bobot mencapai 30 persen. Fakultas secara konsisten mendorong produktivitas riset melalui berbagai skema hibah penelitian dan dukungan fasilitas publikasi bagi para dosen.
Guna meningkatkan daya saing global, fakultas menetapkan standar publikasi internasional Australian Business Deans Council (ABDC). Strategi ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah sitasi karya ilmiah dari para akademisi UGM di level mancanegara.
Konektivitas Alumni dan Mitra
Selain aspek riset, FEB UGM juga menjaga konektivitas kuat dengan alumni dan mitra industri. Sinergi bertujuan memastikan kurikulum pembelajaran tetap relevan dengan dinamika kebutuhan dunia kerja.
Langkah adaptif tersebut terbukti efektif dalam memangkas waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan. Kurikulum yang berbasis kebutuhan pasar memastikan setiap alumni memiliki kompetensi yang up-to-date dan siap bersaing di sektor ekonomi.
Di level nasional, bidang Business & Management Studies UGM menduduki peringkat ke-2. Sementara itu, bidang akuntansi-keuangan dan ekonomi-ekonometrika mantap bertengger di posisi ke-3 terbaik di Indonesia.
Didi menambahkan, pihaknya terus melakukan inovasi berkelanjutan sesuai standar akreditasi internasional AACSB. Prinsip continuous improvement menjadi komitmen fakultas dalam melakukan perbaikan kebijakan secara berkala.
Ke depan, FEB UGM berkomitmen memfasilitasi kebutuhan sivitas akademika guna memperkuat reputasi lembaga. Melalui sinergi riset dan akreditasi, diharapkan kinerja fakultas terus meningkat dan berdampak pada kenaikan peringkat global di masa mendatang.





