Bakal Terjadi Lonjakan, Perkuat Jaringan Sambut Natal dan Tahun Baru

oleh -396 Dilihat
TAMBAH JARINGAN: Petugas XL Axiata melakukan persiapan penambahan jaringan mengantisipasi lonjakan.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Peningkatan trafik menyambut Natal dan tahun baru 2025 bakal mencapai 10-20 persen. Karena itu, XL Axiata menyiapkan jaringan dengan kapasitas dua kali lipat lebih besar dari hari normal.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengungkapkan lonjakan trafik antara lain akan terdorong oleh semakin intens pelanggan menggunakan berbagai layanan digital dengan kapasitas besar.

”Pelanggan akan banyak berkirim konten video atau foto, serta akses streaming baik video, musik, serta gim. Media sosial akan menjadi sasaran pelanggan mengisi waktu liburan untuk berbagi meriahnya Natal dan tahun baru,” papar Gede, Minggu (15/12/2024).

Layanan Telekomunikasi

Mengutip Survei Kementerian Perhubungan, Gede mengatakan, potensi pergerakan masyarakat pada saat masa Natal dan tahun baru 2025 mencapai 110,67 juta orang. Hal itu mendorong peningkatan trafik penggunaan layanan telekomunikasi dan data.

”Kami telah memperkuat layanan data dan perlu menyiapkan jaringan dengan kapasitas dua kali lipat lebih besar dari hari normal agar dapat tetap aman jika terjadi lonjakan trafik yang signifikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain itu lonjakan trafik layanan seluler, kenaikan trafik juga akan terjadi pada layanan internet rumah dan konvergensi, baik XL SATU maupun First Media.

Pihaknya memperkirakan akan mengalami kenaikan karena banyak masyarakat yang akan mengakses layanan tersebut selama menghabiskan masa liburan.

Peningkatan Kapasitas

Upaya penyiapan jaringan XL Axiata meliputi antara lain peningkatan kapasitas, optimisasi di area-area tujuan wisata dan sepanjang jalur transportasi darat (tol dan non tol) di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi.

Selain itu juga di sepanjang jalur kereta api, termasuk kereta cepat. Tim teknis XL Axiata memperkirakan, pergerakan masif akan terkonsentrasi di jalur mudik via jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera dan berpotensi meningkatkan trafik jaringan.

”Tim kami sudah mengidentifikasi kota-kota yang rawan dengan lonjakan trafik, termasuk juga destinasi wisata dan pusat keramaian, juga titik-titik yang biasa mengalami kemacetan lalu lintas,” imbuh Gede.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.