JOGJA, bisnisjogja.id – Laporan Bank Shinhan Indonesia menyebutkan berhasil mencatatkan peningkatan penyaluran kredit sebesar 15,31 persen pada Juni 2024 (yoy), dengan tingkat NPL (Non-Performing Loan) gross sebesar 2,42 persen.
Catatan bank terkemuka yang berasal dari Korea Selatan tersebut cukup menggembirakan meskipun tengah terjadi dinamika ekonomi global dan era suku bunga tinggi.
Guna makin meningkatkan kinerjanya, Bank Shinhan bekerja sama menggandeng Kredivo. Kredivo merupakan platform kredit digital di Indonesia yang memberikan pembiayaan kredit instan kepada pelanggan untuk pembelian e-commerce dan offline, serta pinjaman tunai (bekerja sama dengan KrediFazz), berdasarkan pengambilan keputusan secara real-time.
Kerja sama tersebut berupa peningkatan limit fasilitas channeling menjadi Rp 800 miliar kepada Kredivo, penyedia layanan paylater terkemuka di Indonesia yang memiliki lisensi multifinance.
”Sebelumnya, kami telah memberikan fasilitas channeling kepada Kredivo dengan limit kredit senilai Rp 250 miliar pada 2021 dan Rp 500 miliar pada 2023,” ungkap Presiden Direktur Bank Shinhan Indonesia, Koo Hyunghoe, Sabtu (7/9/2024).
Perkuat Penetrasi
Menurutnya kerja sama berkelanjutan menunjukkan komitmen Bank Shinhan Indonesia dan Kredivo untuk memperkuat penetrasi akses kredit yang mudah dan inklusif. Hal itu seiring tingginya jumlah masyarakat unbanked di Indonesia, yakni mencapai 41 persen dari total populasi.
Hyunghoe mengatakan kerja sama juga setelah melihat keberhasilan Kredivo menyalurkan lini kredit untuk memberikan akses kredit kepada masyarakat di kota tier dua dan tiga. Terlebih, pihaknya juga melihat Kredivo telah secara konsisten menerapkan sistem manajemen risiko yang ketat.
”Kami yakin bahwa kerja sama jangka panjang akan memberikan dampak signifikan, bukan hanya bagi kami dan Kredivo, namun terlebih pada masyarakat luas,” tandasnya.
Co-Founder dan Presiden Direktur Kredivo Indonesia, Umang Rustagi mengatakan kepercayaan Bank Shinhan Indonesia melanjutkan kerja sama akan memperkuat posisi Kredivo sebagai mitra strategis bagi perbankan. Utamanya dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat.
”Kredivo akan fokus mempergunakan channeling untuk terus memperluas akses kredit yang aman, fleksibel, dan terjangkau bagi masyarakat underbanked di kota-kota tier dua dan tier tiga,” jelas Umang.





