Cuaca Tak Bersahabat, Bantuan Jangan Sampai Terlambat

oleh -365 Dilihat
KIRIM BANTUAN: Kru PT Pertamina International Shipping (PIS) bekerja keras mempercepat penyampaian bantuan ke lokasi bencana Sumatra.(Foto: istimewa)

 

  • Sebagai Subholding Integrated Marine Logistics (SH IML) Pertamina, PIS berperan aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan.
  • Kondisi cuaca ekstrem menjadi tantangan besar bagi armada kapal dalam menyalurkan energi ke berbagai daerah termasuk ke lokasi bencana.

 

JAKARTA, bisnisjogja.id – Seluruh kru PT Pertamina International Shipping (PIS) bekerja ekstra keras siang malam menyalurkan energi dan bantuan untuk wilayah bencana Sumatra. Mereka terus bersiaga menjaga kelancaran distribusi energi dan bantuan untuk korban bencana.

”Tidak hanya mengerahkan armada terbaik, kami juga meningkatkan koordinasi dan kesiapan para pelaut untuk menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa pekan terakhir,” tandas Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, Kamis (4/12/2025).

Ia menjelaskan kondisi cuaca ekstrem menjadi tantangan besar bagi armada kapal dalam menyalurkan energi ke berbagai daerah.

”Kami menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan, seperti pengalihan rute dan penyiapan armada untuk antisipasi percepatan tambahan stok. Selain itu, kapal-kapal kami juga siap dioptimalkan untuk penyaluran bantuan ke wilayah terdampak banjir,” paparnya.

Upaya mitigasi distribusi energi juga dilakukan di Fuel Terminal Medan. Tiga kapal pengangkut 280.000 barel Pertalite dan 30.000 KL solar yang sempat tertahan sejak 23 November 2025 akhirnya berhasil bersandar pada 1 Desember 2025.

Selama proses tersebut, PIS berkoordinasi intens dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk mengalihkan suplai dari IT Lhokseumawe, FT Kisaran, dan FT Siantar menuju FT Medan Group melalui truk tangki.

Percepat Armada

Vega mengungkapkan, PIS mempercepat kedatangan armada dengan menyiagakan dua kapal tambahan yang membawa 100.000 barel Pertalite dan 6.000 KL solar ke wilayah Sumatra. Kedua kapal tiba pada 28–29 November 2025 untuk memastikan stok energi tetap aman di tengah tingginya tantangan cuaca.

Sebagai Subholding Integrated Marine Logistics (SH IML) Pertamina, PIS juga berperan aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Di Sumatera Utara, khususnya Sibolga, bantuan berupa sembako dikirim melalui kapal tanker MT Kamojang dan MT Kasim dengan rute Teluk Kabung–Sibolga. Bantuan melengkapi distribusi BBM yang juga tengah berjalan untuk menjaga ketahanan energi wilayah tersebut.

Setibanya di Sibolga, bantuan dari MT Kamojang dan MT Kasim dipindahkan ke Kapal Mooring Boat Transko Tawes milik PT Pertamina Trans Kontinental (PTK).

Perjalanan yang memakan waktu empat hari sejak 29 November 2025 tidak lepas dari hambatan. Transko Tawes sempat kandas sehingga bantuan harus dilanjutkan menggunakan perahu kecil hingga mencapai Terminal BBM Sibolga.

Dukungan serupa juga diberikan sebelumnya oleh kapal PTK Transko Sikatan yang menyalurkan logistik ke wilayah Lhokseumawe menuju Pelabuhan PT Pupuk Iskandar Muda.

Di tengah cuaca yang tidak bersahabat, para kru PIS berusaha keras menyalurkan energi dan bantuan ke lokasi bencana. Tak ada kata untuk terlambat, bantuan harus cepat sampai ke masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.