Sidek-ERP Solusi Digitalisasi Tata Kelola Keuangan UMKM

oleh -16 Dilihat
DIALOG: Peserta pelatihan SIDEK-ERP berdialog dengan narasumber.(Foto: dok FEB UGM)

JOGJA, bisnisjogja.id – Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, digitalisasi pengelolaan bisnis kini menjadi kebutuhan mutlak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan dan memenangkan persaingan pasar yang kian ketat.

Urgensi ini mengemuka dalam Pelatihan Implementasi SIDEK-ERP untuk Penguatan Ekosistem Akuntansi Digital yang digelar Kamis (10/7/2026), menghadirkan Kepala Penelitian dan Pengembangan Akuntansi FEB UGM, Drs Haryono MCom sebagai pembicara utama.

Dalam paparannya, Haryono mengungkapkan bahwa kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebenarnya sangat besar, yakni berada di kisaran 60 persen, namun sayangnya belum diimbangi dengan tata kelola bisnis yang rapi.

Untuk membenahi tata kelola tersebut, ia menekankan pentingnya memahami perbedaan digitasi—langkah paling sederhana untuk mengubah dokumen fisik menjadi berkas digital (seperti PDF)—agar pelaku usaha tidak salah kaprah.

Pemanfaatan Teknologi

Selanjutnya adalah proses digitalisasi, yang melangkah lebih jauh dengan melibatkan pemanfaatan teknologi dan data digital seperti komputasi awan (cloud computing) guna mengoptimalkan proses bisnis dan rantai pasok.

Puncaknya adalah transformasi digital, yaitu langkah komprehensif yang menyentuh perombakan total model bisnis menggunakan teknologi mutakhir seperti analisis data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) demi memangkas biaya operasional.

Haryono memaparkan bahwa perubahan perilaku konsumen dan tuntutan efisiensi menjadi pendorong utama UMKM harus segera go digital, yang nantinya akan memberikan manfaat berupa perluasan pasar hingga membuka peluang ekspor-impor yang lebih besar.

Rendahnya Literasi

Meski demikian, ia mengakui bahwa jalan menuju digitalisasi tidaklah mudah karena masih diadang tantangan klasik seperti rendahnya literasi digital pelaku usaha, tingginya biaya investasi awal, serta keterbatasan infrastruktur teknologi pendukung.

Sebagai jawaban nyata atas tantangan tersebut, FEB UGM memperkenalkan Sidek-ERP (Sistem Debit Kredit Enterprise Resource Planning), sebuah aplikasi berbasis website terintegrasi yang mencakup modul akuntansi, keuangan, persediaan, pembelian, hingga penjualan.

Kini, Sidek-ERP telah diimplementasikan secara luas dan digunakan oleh lebih dari 400 mahasiswa, 56 siswa SMK, serta 264 pelaku UMKM dengan harapan mampu mendorong pertumbuhan praktik akuntansi usaha yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.