JOGJA, bisnisjogja.id – Brand yang terkenal sebagai ikon Yogyakarta, Dagadu tampil baru dan dinamis. Pioner kaos kata-kata lucu dan kritis tersebut kini tak lagi hanya ada di Kota Budaya tapi juga di sejumlah kota besar di Indonesia.
Begitu akrabnya nama Dagadu, sampai ada istilah ”rasanya belum plong saat ke Yogyakarta kalau belum mampir ke Dagadu”. Ini menggambarkan betapa melekatnya nama Dagadu bagi Yogyakarta.
”Pada usia yang sudah 31 tahun ini, kami ingin tampil dengan nuansa yang lebih kekinian, menyapa anak-anak muda Indonesia, bukan hanya Yogyakarta,” tutur CEO Dagadu, Mia Argianti, Jumat (25/4/2025) malam di sela-sela peluncuran koleksi terbarunya di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.
Ia mengungkapkan penampilan baru Dagadu karena ingin menjadi fesyen yang stylish dan relevan untuk semua generasi.
Karena itu, pada peluncuran yang bertajuk ”Crafted with Stories – Merangkai Jejak Menjahit Makna”, Dagadu menghadirkan koleksi terbaru. Sebagian besar tema koleksi memadukan identitas budaya dengan tren fesyen modern.
Perluas Pasar
Mia menuturkan, berdiri pada tahun 1994, Dagadu telah menjadi simbol kreativitas dan kebanggaan lokal. Kini, dengan desain yang lebih fleksibel, Dagadu ingin memperluas jangkauan pasar.
Selain itu, menghadirkan koleksi yang dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, dari kasual hingga semi formal, tanpa kehilangan esensi budayanya.

”Transformasi adalah langkah penting untuk menjawab tantangan zaman, bagaimana sebuah brand dengan akar budaya kuat tetap relevan di tengah arus tren global. Kami percaya, nilai lokal tidak harus ketinggalan,” tandas Mia.
Bahkan tren lokal ketika dibalut dengan pendekatan desain yang lebih modern dan kontekstual dengan sentuhan budaya bisa tampil lebih berani dan menyasar audiens yang lebih luas.
Lebih Inklusif
Menurut Mia, Dagadu selalu menjadi bagian dari denyut kehidupan Yogyakarta. Kini, bakal mengangkat identitas itu ke level yang lebih inklusif dan lebih dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.
”Kami ingin menjadikan Dagadu bukan sekadar oleh-oleh, tetapi fashion statement yang membanggakan, ikon gaya hidup yang berakar pada budaya,” tegasnya.
Peluncuran koleksi terbaru kali ini juga dilengkapi dengan menampilkan fashion trunk yang unik dengan diiringi makna hidup generasi muda sekarang.
Tetap dengan nuansa lucu tapi kritis, Dagadu menangkap permasalahan anak muda dan menyemangati untuk tetap terus berkarya.
Seperti series yang baru, Dagadu – Special Collection (Berkembang, KPR, Serakah Punah, Plastic Toxic, Hamemayu), Jogja Series (Kasongan, Nasi Tery, Ramah Marah) dan Teen Series (Home dan Tamagotchi).





