JOGJA, bisnisjogja.id – Komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perbankan daerah terus diwujudkan oleh jajaran pimpinan PT BPR Bank Klaten (Perseroda). Dua direktur perusahaan tersebut, yakni Wahyu Ari Wibowo SKom selaku Direktur Kepatuhan, dan Opan Kristiawan SH sebagai Direktur Bisnis, berhasil menyelesaikan pendidikan Program Magister Manajemen pada Program Studi Manajemen Program Magister, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (FEB UAD) Yogyakarta.
Keduanya dinyatakan lulus dalam ujian sidang tesis yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi manajerial dan profesionalisme pimpinan dalam menghadapi dinamika industri jasa keuangan yang semakin kompetitif.
Sidang tesis tersebut dibersamai oleh tim penguji yang terdiri dari Assoc Prof Purwoko, Assoc Prof Fitroh Adilla dan Assoc Prof Zunan Setiawan. Sebagai pimpinan di PT BPR Bank Klaten (Perseroda), keberhasilan Wahyu Ari Wibowo dan Opan Kristiawan dalam menyelesaikan pendidikan magister diharapkan semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis perusahaan.
Tata Kelola Perusahaan
Penguasaan ilmu manajemen menjadi salah satu aspek prioritas dalam mendukung tata kelola perusahaan yang baik, peningkatan kinerja bisnis, dan penguatan pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Kepatuhan PT BPR Bank Klaten (Perseroda), Wahyu Ari Wibowo, menyampaikan bahwa penyelesaian pendidikan magister manajemen merupakan bentuk komitmen pribadi sekaligus institusi dalam meningkatkan kompetensi dan wawasan pengelolaan organisasi.
”Pendidikan berkelanjutan menjadi bagian prioritas dalam membangun profesionalisme, khususnya di sektor perbankan yang terus mengalami perubahan. Ilmu yang diperoleh selama proses akademik akan menjadi bekal dalam memperkuat tata kelola dan memberikan kontribusi bagi perkembangan perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Bisnis PT BPR Bank Klaten (Perseroda), Opan Kristiawan, menegaskan bahwa pengembangan kapasitas sumber daya manusia merupakan investasi utama bagi keberlanjutan perusahaan.
”Peningkatan kompetensi manajemen akan mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan industri keuangan,” katanya.
Pencapaian Positif UAD
Selanjutnya Zunan Setiawan sebagai ketua penguji mengungkapkan bahwa keberhasilan dua jajaran direksi PT BPR Bank Klaten (Perseroda) tersebut menjadi pencapaian positif bagi program studi MM UAD dan BPR Klaten sebagai perusahaan perbankan daerah sekaligus mencerminkan sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri dalam mencetak pemimpin yang kompeten dan berintegritas.
Sedangkan Fitroh Adilla selaku Kaprodi sependapat mengatakan dengan pencapaian akademik ini, MM UAD menjadi pilihan eksekutif perbankan.
Keberhasilan dua direktur PT BPR Bank Klaten menuntaskan tepat waktu program RPL pada Studi Magister Manajemen, membuktikan PT BPR Bank Klaten (Perseroda) semakin memperkuat komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan menghadirkan layanan perbankan yang profesional bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya.






