Edukasi Keuangan, LPS Gelar Jogja Run D-City

oleh -13 Dilihat
START: Ribuan pelari melakukan start pada Jogja Run D-City gelaran LPS.(Foto: dok UGM)

JOGJA, bisnisjogja.id – Sebanyak 6.000 peserta menyemarakkan ajang lari Jogja Run D-City yang digelar pada Minggu pagi (24/5/2026) di UGM. Menempuh jarak 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K), titik start dan finish ajang ini berpusat di Jalan Pancasila, tepat di depan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

Suasana meriah menyelimuti garis start saat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Prof Anggito Abimanyu, bersiap melepas para pelari.

Didampingi Rektor UGM Prof Ova Emilia, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, serta Pemilik Transmedia Group Chairul Tanjung, Anggito memberikan motivasi agar seluruh peserta mampu menyelesaikan rute dengan selamat.

Para pelari yang berasal dari civitas akademika dan masyarakat umum melintasi sejumlah kawasan ikonik dan pusat ekonomi Kota Yogyakarta, mulai dari Jalan Mangkubumi hingga kawasan Malioboro. Selain adu kecepatan pada kategori 10K, ajang tersebut juga menyajikan hiburan menarik pada kategori 5K melalui perebutan penghargaan Best Costume.

Gunakan Kostum Unik

Ratusan peserta kategori 5K menunjukkan kreativitas tinggi dengan mengenakan beragam kostum unik, mulai dari adat Dayak, Ultraman, bertema peri, hingga cosplay Mbok Raminten. Salah satu peserta, Santi, alumnus Fakultas Kehutanan UGM, tampil memukau dengan kostum bertema Maleficent yang dirancang tetap nyaman dan tidak mengganggu pelari lain.

Kemeriahan acara semakin memuncak saat para peserta kembali ke garis finish dan disambut dengan berbagai fasilitas refreshment. Area sekitar GIK UGM pun berubah menjadi festival berkat kehadiran deretan stan UMKM serta beragam games interaktif yang disediakan oleh LPS dan mitra sponsor.

PESERTA: Peserta ketika melintasi rute Jogja Run D-City.(Foto: istimewa)

Dari sisi kompetisi, kategori 10K Pria didominasi oleh pelari asal Afrika. James Ndungu Kahura menyabet juara pertama dengan catatan waktu 30 menit 21 detik. Posisi kedua ditempati oleh Jimnah Kuria Kariuki (30 menit 26 detik), disusul oleh Amos Cheuiyot Kirui di peringkat ketiga (30 menit 43 detik).

Pada kategori 10K Wanita, Evangeline Makena sukses menduduki podium utama dengan catatan waktu 35 menit. Atlet nasional Odekta Elvina Naibaho mengamankan posisi kedua (35 menit 16 detik), diikuti Sharun Ndanu di posisi ketiga (36 menit 43 detik). Sementara itu, penghargaan kostum terbaik diraih oleh Icha Herunia untuk kategori wanita dan Ronal untuk kategori pria.

Gerakkan Ekonomi Lokal

Ajang yang merupakan kolaborasi strategis antara Transmedia Group, UGM, Bank Indonesia, OJK, Kementerian Keuangan, dan LPS ini sukses menggerakkan ekonomi lokal. Panggung hiburan pun pecah ketika penampil utama, Ndarboy Genk, naik ke atas panggung GIK UGM dan mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bergoyang bersama.

Di sela-sela hiburan, Anggito Abimanyu dan Chairul Tanjung menyerahkan bantuan beasiswa secara simbolis sebesar Rp 805 juta kepada UGM. Chairul Tanjung mengungkapkan bahwa dana tersebut bersumber sepenuhnya dari uang pendaftaran peserta Jogja Run D-City yang dialokasikan 100 persen tanpa potongan untuk donasi pendidikan.

Merespons hal itu, LPS berkomitmen menambah dana tersebut sehingga total beasiswa digenapkan menjadi Rp1 miliar. Rektor UGM, Prof Ova Emilia, menyambut baik donasi dan menegaskan seluruh dana akan dialokasikan secara tepat sasaran untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan dalam menyelesaikan studinya.

No More Posts Available.

No more pages to load.