Jaga Keseimbangan Akademi dan Organisasi, Fachri Torehkan Prestasi

oleh -8 Dilihat
Muhammad Fachri Abhinaya Hidayat.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Di koridor SMA Negeri 2 Yogyakarta (SMADA), nama Muhammad Fachri Abhinaya Hidayat bukan sekadar deretan huruf di daftar absensi. Ia adalah sosok ”nakhoda” yang kini memegang kemudi organisasi siswa tertinggi di sekolah tersebut.

Langkah Fachri menuju kursi Ketua OSIS terbilang fenomenal. Ia berhasil meraup 583 suara atau setara dengan 58,71 persen dukungan, sebuah angka yang membuktikan besarnya kepercayaan para siswa SMADA terhadap visi dan kepemimpinannya.

Namun, tanggung jawab besar itu tidak dipikulnya dengan kaku. Di balik seragam OSIS yang rapi, Fachri menyimpan jiwa seorang petarung yang disiplin. Ia adalah atlet taekwondo yang tetap konsisten mengukir prestasi di tengah padatnya agenda sekolah.

Kunci keberhasilannya terletak pada manajemen waktu yang presisi. Baginya, menjaga keseimbangan antara mengelola program kerja organisasi dan jadwal latihan fisik adalah tantangan harian yang justru mendewasakan karakternya.

Jalankan Organisasi dan Olahraga

Sebagai putra sulung dari tiga bersaudara, karakter disiplin tampaknya sudah mendarah daging. Peran sebagai anak pertama membentuknya menjadi pribadi yang penuh tanggung jawab, sebuah modal kuat yang ia bawa ke dalam lingkungan organisasi maupun olahraga.

Di matras pertandingan, Fachri mengasah ketajamannya di Dojang GTR 9 Yogyakarta. Di bawah bimbingan tangan dingin Sabeum Herman, ia ditempa menjadi atlet yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga ketenangan mental.

Prestasi yang ia torehkan pun tak main-main. Fachri sukses menyabet medali emas pada Kejuaraan Daerah DIY 2024 kategori U-59 kilogram, serta medali perak pada ajang bergengsi Walikota Yogyakarta Cup XII 2025 kategori U-63 kilogram.

Berjalan Bersama

“Memimpin bukan soal posisi, tapi soal tanggung jawab untuk membawa teman-teman berjalan bersama,” ujar Fachri dengan nada rendah hati. Kalimat ini mencerminkan filosofi kepemimpinannya yang inklusif dan merangkul.

Meski kini disibukkan dengan urusan siswa dan olahraga, Fachri sudah memiliki pandangan jauh ke depan. Ia bercita-cita menjadi seorang Geologist. Pilihan ini ia rasa selaras dengan ketekunan dan ketelitian yang selalu ia latih setiap hari.

Kisah Fachri menunjukkan bahwa prestasi adalah hasil dari ritme yang terjaga antara ambisi dan tanggung jawab. Dari SMADA, langkah pemuda ini kini semakin lebar terbuka menuju panggung masa depan yang lebih luas dan menantang.

No More Posts Available.

No more pages to load.