Jaga Keselamatan Pengunjung, Awasi Ketat Wisatawan

oleh -282 Dilihat
Sekretaris Komisi A DPRD DIY, Syarief Guska.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Sekitar 1,7 juta orang akan memadati Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode libur Lebaran. Pengelolaan destinasi wisata unggulan menjadi perhatian serius. Kawasan pantai di Bantul dan Gunungkidul diperkirakan menjadi titik konsentrasi wisatawan.

Sekretaris Komisi A DPRD DIY, Syarief Guska, menekankan pentingnya pengawasan ketat demi menjaga keselamatan pengunjung, termasuk imbauan untuk berhati-hati saat beraktivitas di titik rawan seperti area swafoto di kawasan pantai.

”Petugas harus melakukan pengawasan ketat supaya keselamata, keamanan dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga,” pinta Guska.

Ia juga menyoroti potensi pelanggaran di lapangan, seperti praktik parkir liar dan permainan harga yang dapat merugikan wisatawan. Menurutnya, koordinasi lintas sektor perlu diperkuat agar setiap pengunjung merasa aman dan nyaman tanpa adanya pungutan tidak resmi.

Edukasi terkait ketertiban berlalu lintas, termasuk kewajiban penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, juga tetap menjadi prioritas dalam operasi pengamanan Lebaran tahun ini.

Apresiasi untuk Petugas dan Relawan

Sementara itu, anggota DPRD DIY dari PDI Perjuangan, Akhid Nuryati, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pengamanan Lebaran, termasuk BPBD DIY, Satpol PP DIY, serta para relawan yang siaga selama arus mudik dan balik.

Ia juga menekankan peran penting media dalam menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat, terutama terkait kondisi cuaca dan potensi bahaya yang dapat terjadi selama periode libur panjang.

”Terima kasih semua pihak, mari manfaatkan momentum Idulfitri untuk mengasah kepekaan dan solidaritas, serta mewujudkan identitas Jogja Istimewa yang tercermin dalam pelayanan publik yang sigap, hangat, dan memastikan keselamatan seluruh warga maupun pemudik,” papar Akhid.

Lebaran kali ini belum memperlihatkan keramaian di Kota Yogyakarta. Destinasi wisata seperti Malioboro juga belum sepadat saat liburan. Bisa jadi dalam dua-tiga hari lagi suasana baru tampak ramai.

No More Posts Available.

No more pages to load.