Kemiskinan di Jawa

oleh -351 Dilihat
foto sumber : Pixabay

JOGJA, bisnisjogja.id – Garis Kemiskinan (GK) pada Maret 2024 tercatat sebesar Rp602.437,00/kapita/bulan (BPS DIY, Juli 2024). GK tersebut dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan (GKM) sebesar Rp437.891,00 (72,69 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM) sebesar Rp164.546,00 (27,31 persen).

Persentase penduduk miskin pada Maret 2024 sebesar 10,83 persen (lihat Tabel). Angka tersebut turun 0,21 poin persen dibandingkan Maret 2023, dan turun 0,66 poin persen dibandingkan September 2022 (BPS DIY, 1 Juli 2024).

Jika dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa, persentase penduduk miskin DIY paling tinggi (lihat Tabel). Jumlah penduduk miskin DIY sebesar 10,83 persen per Maret 2024. Angka tersebut lebih tinggi dari Indonesia atau nasional yang sebesar 9,03 persen.

Provinsi lain di Jawa yang angka kemiskinan juga lebih tinggi dari Indonesia adalah Jawa Tengah (10,47 persen) dan Jawa Timur (9,79 persen). Provinsi di Jawa dengan persentase penduduk miskinterendah adalah DKI Jakarta (4,30 persen) dan Banten (5,84 persen) (lihat Tabel).

 

Tabel Persentase Penduduk Miskin (P0) 6 Provinsi di Pulau Jawa (Maret 2024)

Provinsi Perkotaan

(%)

Perdesaan (%) Jumlah

(%)

DKI Jakarta 4,30 4,30
Jawa Barat 7,07 9,07 7,46
Jawa Tengah 9,71 11,34 10,47
DI Yogyakarta (DIY) 10,29 12,49 10,83
Jawa Timur 7,12 13,30 9,79
Banten 5,69 13,30 5,84
Indonesia 7,09 11,79 9,03

Sumber: BPS (1 Juli 2024)

 

@yss240724

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.