Khitanan Massal Gratis Metode Laser Modern

oleh -807 Dilihat
KHITAN: Panitia dan peserta khitanan massal gratis.(Foto: istimewa)

BANTUL, bisnisjogja.id – Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) Pengda DIY berkolaborasi dengan Lazismu UMY, Lazismu PCM Sanden, dan Lazismu Artha Amanah menggelar Khitanan Massal Gratis bagi masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini berlangsung di Kantor Kelurahan Murtigading, Sanden, Kabupaten Bantul, Sabtu (27/12/2025).

Sebanyak 37 anak mengikuti khitanan massal yang menggunakan metode khitan modern berbasis laser, tanpa jahit dan tanpa perban. Metode ini dinilai lebih minim nyeri, prosesnya cepat, serta memberikan kenyamanan dalam masa pemulihan.

Ketua KAUMY Pengda DIY, Dandan Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi alumni UMY bagi masyarakat.

”Kami ingin khitan yang diberikan kepada masyarakat tidak hanya gratis, tetapi juga berkualitas, memenuhi standar medis, aman, dan nyaman bagi anak-anak. Metode modern ini kami pilih agar anak-anak lebih nyaman dan orang tua lebih tenang. Ini wujud kepedulian alumni UMY kepada lingkungan sekitar,” ujarnya.

Bakti Sosial

Hal senada disampaikan Manajer Eksekutif Lazismu UMY, Rozikan, yang menilai kegiatan ini memiliki keunikan tersendiri.

Khitanan massal gratis merupakan satu-satunya kegiatan bakti sosial khitanan massal yang menggunakan metode khitan modern dengan laser tanpa jahit dan tanpa perban. Ini bagian dari ikhtiar kami menghadirkan layanan kesehatan sosial yang inovatif dan bermutu,” paparnya.

Selain khitan gratis, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan umum dan cek gula darah gratis bagi warga, sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kesehatan.

Kegiatan tersebut melibatkan tim medis dari Rumah Sakit AMC milik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) serta tenaga medis dari alumni UMY, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan aman dan sesuai standar medis.

Pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi multipihak dapat terus berlanjut sebagai model sinergi layanan sosial yang berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.