JOGJA, bisnisjogja.id – Tunjangan Hari Raya (THR) sudah mulai cair. Biasanya, uang THR akan cepat ludes untuk berbagai keperluan. Nah, bagaimana agar THR tidak cepat habis?
Data dari Snapcart menunjukkan 75 persem masyarakat mengalami peningkatan pengeluaran selama Ramadan.
Peningkatan transaksi terlihat pada belanja online yang melonjak hingga 76,5 persen setiap tahunnya.
Di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini, pengelolaan THR yang cerdas dapat memperkuat kestabilan keuangan jangka panjang. Perlu strategi tepat supaya THR dapat menjadi modal.
”Dengan strategi yang tepat, THR yang diterima setahun sekali dapat dialokasikan lebih terstruktur. Pastikan dana tidak hanya tersimpan, tetapi juga terus berkembang,” papar Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan, Selasa (18/3/2025).
Kenaikan Tabungan
Anton menjelaskan, Krom Bank mencatat rata-rata kenaikan tabungan dan deposito menjelang Hari Raya.
Hal ini mengindikasikan masyarakat mulai menyadari pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih bijak, terutama memanfaatkan Ramadan dan penerimaan THR.
Lantas, bagaimana bank digital dapat mendukung pengelolaan THR lebih optimal? Berikut beberapa fitur bank digital yang dapat membantu mengelola THR.
Pertama, fitur kantong tabungan untuk budgeting yang lebih terarah. Di sini nasabah bisa mengelola keuangan dengan lebih terstruktur, sehingga THR tidak hanya digunakan untuk konsumsi tetapi juga untuk tujuan jangka panjang.
Keduua, layanan efisien yang bebas transaksi biaya. Nasabah dapat melakukan hingga 100 kali transaksi gratis per bulan, memudahkan pengelolaan THR.
Ketiga, suku bunga tabungan tinggi hingga enam persen agar THR terus berkembang. Keunggulan bank digital, suku bunga tabungan yang lebih kompetitif.





