JOGJA, bisnisjogja.id – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta kembali mempererat tali silaturahmi melalui kegiatan gathering dalam bentuk fun walk. Mengambil titik start dan finish di Bakpia Merlino, Wirobrajan.
Peserta menempuh rute 3,5 km yang membelah keasrian bantaran Sungai Winongo dan perkampungan warga di sekitarnya.
Sebanyak 40 peserta yang merupakan representasi dari berbagai instansi strategis turut menyemarakkan kegiatan. Partisipan terdiri atas pengurus ISEI Cabang Yogyakarta, PIISEI, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) DIY, OJK DIY.
Ada pula Kafegama DIY, Perbarindo DIY, Bank BPD DIY, serta komunitas ”Gowes Sabtu Pagi” (GSP). Kehadiran para tokoh ekonomi tersebut menegaskan soliditas antarinstitusi di wilayah Yogyakarta.
Susur Sungai Olahraga Santai
Koordinator kegiatan sekaligus Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta, Y Sri Susilo, menjelaskan tujuan fun walk untuk menguatkan hubungan antara pengurus ISEI dengan para stakeholders.
”Selain sebagai wadah silaturahmi, fun walk juga menjadi sarana olahraga santai yang penuh kegembiraan. ISEI Jogja memang rutin menggelar kegiatan serupa seperti gowes, fun run, hingga turing motor untuk menjaga kebugaran para anggotanya,” papar Susilo.
Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, memberikan apresiasi tinggi pemilihan rute. Menurutnya, pengalaman menyusuri Sungai Winongo dan pemukiman warga memberikan perspektif baru tentang sisi lain keindahan kota.
”Rute susur sungai dan kampung memiliki nilai jual yang tinggi dan bisa menjadi paket wisata potensial,” ujar Sudibyo.
Pengalaman Berbeda Susur Sungai
Ia mendorong kampung wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat untuk mengelola potensi secara profesional. Ia juga mengharapkan dukungan Dinas Pariwisata sehingga rute jalan sehat dapat bertransformasi menjadi produk wisata.

Mantan Kepala OJK DIY yang kini menjabat Kepala OJK Kaltim, Jimmy Parjiman, turut berbagi pengalamannya saat menyusuri jalur. Meskipun sudah sering bersepeda di area Sungai Code, ia mengakui jalan sehat di Sungai Winongo memberikan kesan mendalam.
Ia memandang kegiatan menyusuri sungai Kota Yogyakarta sebagai ceruk wisata minat khusus yang sangat menjanjikan. Kegiatan tersebut dapat berkembang ketika pengelolaan serius dan profesional.
”Pemerintah Kota Yogyakarta bisa memfasilitasi masyarakat mengembangkan infrastruktur wisata minat khusus,” pintanya.
Ia menegaskan realisasi ide tersebut memerlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pelaku industri pariwisata, akademisi dari perguruan tinggi, hingga dukungan pembiayaan dari sektor perbankan.
Pengembangan Wisata Susur Sungai
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, turut mendukung penuh pengembangan wisata susur sungai. Ia menilai Yogyakarta memiliki aset luar biasa berupa tiga sungai utama, Winongo, Code, dan Gadjah Wong. Ketiganya menyimpan potensi besar sebagai jalur jalan dan sepeda.
”Sebaiknya pihak terkait melakukan penataan ruang yang lebih rapi agar jalur aman dan nyaman bagi pejalan kaki maupun pesepeda,” ujarnya.
Pemilik Bakpia Merlino sekaligus pengurus ISEI Jogja, Lobiantoro, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan positif seperti jalan sehat maupun sepeda santai.
Ia mengungkapkan kesuksesan acara merupakan buah kolaborasi solid berbagai pihak. Mereka yang terlibat, KPwBI DIY, Bank BPD DIY, dan PT Saraswanti Indoland Development Tbk.





