Perlu Konservasi, Anggrek Endemik Merapi Mulai Redup

oleh -729 Dilihat
FESTIVAL ANGGREK: Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan penghargaan pada Enick Sulistyanti Juara 2 Vanda Tricolor Varian kontes anggrek.(Foto: istimewa)

SLEMAN, bisnisjogja.id – Tanaman anggrek Merapi menjadi perhatian sejumlah pihak. Pasalnya, keberadaan anggrek lokal kawasan Gunung Merapi tersebut mulai meredup. Perhatian pun juga tampaknya tak begitu serius.

Berangkat dari kondisi itu, Sri Suprih Lestari atau Titi Lestari menggelar Festival Anggre Tricolor yang sudah berlangsung delapan kali.

”Festival ini lahir dari kegelisahan pamor anggrek endemik merapi yang mulai redup sehingga populasi anggrek vanda tricolor harus dilestarikan,” ungkap Titi yang menginisiasi upaya konservasi sejak 2015 sampai akhirnya muncul festival.

Ia menceritakan, tujuan awalnya melestarikan anggrek asli Merapi vanda tricolor. Tanpa pelestarian yang serius, bisa jadi anggrek tersebut lambat laun punah.

Tahun ini, Festival Anggrek Vanda Tricolor mengusung tema ”Pesona Anggrek Warisan Hutan Merapi”. Selain pameran, juga berlangsung kontes anggrek dengan beberapa kategori yang diikuti 144 tanaman anggrek peserta dari DIY maupun berbagai kota lain di Indonesia.

Kontes memperebutkan penghargaan dari Piala Gubernur DIY Bupati Sleman, DPKP DIY, dan Rektor UGM. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, terbukti dari jumlah pendaftar yang cukup banyak.

Anggrek Langka

Berbagai jenis anggrek dipamerkan pada festival mulai tanggal 18 hingga 23 November 2025. Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri secara langsung sekaligus menyerahkan piala kepada pemenang kontes di Taman dan Pendopo Royal Ambarrukmo.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Ni Made Dwipanti Indrayanti mewakili Gubernur DIY, kemudian Sekjen DPP Pecinta Anggrek Indonesia, Untung Santoso, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho.

”Saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai salah satu upaya melestarikan dan mengenalkan anggrek endemik khas Merapi yang telah menjadi kebanggaan dan identitas Kabupaten Sleman dan DIY,” ujar Harda.

Ia berharap Festival Anggrek Vanda Tricolor tidak hanya berhenti di tahun ke delapan namun juga dapat terus berlanjut pelaksanaannya dari tahun ke tahun.

Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menambahkan anggrek Vanda Tricolor merupakan warisan ekologi serta simbol keragaman alam dan identitas floral DIY. Anggrek adalah bagian dari cerita besar konservasi bukan sekadar tanaman.

No More Posts Available.

No more pages to load.