Semen Indonesia Catat Volume Penjualan 38,27 Juta Ton

oleh -393 Dilihat
BATA INTERLOCK: Inovasi Semen Indonesia yakni batu bata interlock yang tahan gempa.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Selama tahun 2024, Semen Indonesia mencatat volume penjualan sebanyak 38,27 juta ton. Selain itu, juga tercatat pendapatan sebesar Rp 36,19 triliun.

Beban pokok pendapatan sebesar Rp 28,26 triliun, EBITDA tercatat sebesar Rp 5,49 triliun.

Laba tahun berjalan sebesar Rp 772 miliar dan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 720 miliar.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, kondisi pasar semen domestik yang terkontraksi dan proyek pembangunan infrastruktur yang melambat pada tahun 2024 telah berdampak pada kinerja perusahaan.

Namun demikian, Semen Indonesia optimistis industri semen domestik memiliki prospek yang baik.

Pasalnya, pemerintah berkomitmen melanjutkan agenda pembangunan infrastruktur yang akan menjadi penggerak perekonomian, dan proyek strategis lainnya seperti program tiga juta rumah.

Semen Hijau

Karena itu, salah satu langkah strategis SIG menjemput peluang dengan mendorong penggunaan semen hijau dan produk turunannya yang ramah lingkungan.

”Kami juga telah memperkenalkan produk bata interlock presisi, inovasi yang dapat menjadi pilihan utama bagi pemerintah dan pengembang properti sebagai solusi pembangunan rumah yang efektif, efisien, dan tahan gempa,” papar Vita.

Penggunaan bata interlock presisi juga membuat durasi konstruksi lebih cepat hanya dalam kurun 15 – 21 hari.

Inovasi semen hijau dan produk turunan ramah lingkungan tersebut tidak lepas dari penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan yang diterapkan di pabrik-pabrik semen SIG.

Beragam inisiatif keberlanjutan yang dilakukan oleh SIG berhasil menurunkan emisi karbon pada produk-produknya hingga 38 persen dibandingkan semen konvensional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.