UMKM Lokal Siap Bersaing Global, Sucofindo Lakukan Pendampingan

oleh -340 Dilihat
BINA UMKM: Pemilik Manggar Natural, Jovita Sri Setyaningsih dan Kepala Cabang Semarang PT Sucofindo (Persero) Habib Krisna Wijaya menerima penghargaan.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Produsen tas dan aksesoris berbahan alami rotan dan bambu, Manggar Natural, siap bersaing ke pasar internasional. Binaan PT Sucofindo (Persero) Cabang Semarang tersebut kini mampu memperluas jaringan hingga ke manca.

Manggar Natural yang berbasis di Yogyakarta secara umum bergerak pada bidang fesyen terutama tas dan perlengkapannya. Seluruh produksinya berbahan natural memanfaatkan materi lokal.

”Kolaborasi dengan Sucofindo membantu meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi hingga siap bersaing ke pasar global,” ungkap pemilik Manggar Natural, Jovita Sri Setyaningsih.

Jovita menuturkan, kerja sama tersebut memberikan dampak positif bagi usahanya, dari segi kualitas maupun kuantitas produk.

Kehadiran usahanya, banyak menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal. Selain itu, bermunculan komunitas produktif yang dapat meningkatkan perekonomian setempat.

”Kami rutin mengadakan kegiatan sosial seperti pelatihan bagi ibu rumah tangga dan remaja putri. Bangga rasanya dapat menjadi bagian dari usaha yang menjunjung nilai budaya sekaligus mendukung perekonomian warga,” tandas Jovita.

Naik Kelas

Kepala Cabang Semarang PT Sucofindo (Persero) Habib Krisna Wijaya mengungkapkan pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan daya saing UMK dan UMKM agar mampu naik kelas. Perusahaan melakukan pembinaan dan pendampingan.

Komitmen tersebut membuahkan hasil. Persero memperoleh penghargaan The Most Commited BUMN Pembina UMKM – Performance Craft Sector dalam ajang TJSL & CSR Award 2025 yang diselenggarakan BUMN Track.

Penghargaan tersebut karena keberhasilan Sucofindo Cabang Semarang membina mitra binaan salah satunya, Manggar Natural, Yogyakarta.

”Kami selalu mendorong UMK untuk terus berkembang pada berbagai aspek guna menciptakan ekonomi sirkular yang positif,” ujar Habib.

Pembinaannya meliputi pengelolaan usaha, pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, penguatan branding, hingga akses ke jaringan pameran berskala internasional.

Sucofindo perusahaan inspeksi pertama di Indonesia, berdiri 22 Oktober 1956. Saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau ID Survey bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO) sebagai induk, serta PT Surveyor Indonesa (Persero).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.