Vherkudara, Produk Lokal Yang Tak Kalah dengan Produk Luar

oleh -1845 Dilihat
RAMAI PENGUNJUNG: Gerai Vherkudara's Spirit yang hanya beberapa langkah dari kampus UGM ramai pengunjung.(Foto: Priyo Wicaksono)

JOGJA, bisnisjogja.id – Menyebut nama Vherkudara tentu tak asing bagi masyarakat Jawa. Nama ini identik dengan sosok dalam pewayangan, Werkudara. Namun di Jogja, Vherkudara juga menjadi nama sebuah brand yang terkenal di kalangan anak-anak muda.

Ya, Vherkudara merupakan nama untuk produk frame kacamata produksi Faisal Budiman dan Dara Rahma Wahida. Keduanya memang memiliki basis kacamata karena ada usaha optik di Kota Semarang.

”Kami sejak dulu memang bermimpi ingin membuat produk sendiri yang khas dan berbeda dengan produk lainnya,” tutur Faisal.

Setelah melalui berbagai pertimbangan dan riset, keluarlah nama Vherkudara, salah satu tokoh dalam pewayangan. Nama tersebut unik juga ikonik karena begitu cepat terpendam dalam ingatan.

Mereka tak sekadar membuat nama lho! Ada makna edukasi dalam pemberian nama Vherkudara. Keduanya ingin anak-anak muda sekarang juga mengenal tokoh wayang, salah satunya Vherkudara. Harapannya, mereka juga mau mengenal tokoh lain usai memiliki produknya.

Muncul Perdana

Produk pertama muncul perdana pada tahun 2016. Pasar langsung merespons positif karena model kacamata yang memang sesuai dengan keinginan anak muda kekinian.

”Pertama kali meluncur produk seri Bunder, sembari terus melakukan inovasi supaya makin kreatif dan makin banyak modelnya,” tutur Bisnis and Product Development Vherkudara Eyewear, Antino Restu.

Meskipun menyesuaikan dengan gaya kekinian, Vherkudara tidak meninggalkan konsep yang lebih matang sehingga semua kalangan dari anak-anak hingga dewasa bisa mengenakannya. Ada banyak model yang sesuai dengan jenjang usia maupun gaya.

Uniknya lagi, selain nama wayang, model Vherkudara juga mengambil tema-tema dalam seni keris. Ada saja bagian dari keris yang menjadi ornamen khas setiap seri frame.

Tak Kalah

Keseriusan memilih tema sekaligus model membuat kacamata Vherkudara tak kalah dengan produk luar. Ketelitian, kehalusan serta kenyamanan saat dipakai juga merupakan kekhasannya.

Setiap seri frame memunculkan kerumitan yang menarik. Pengerjannya sangat teliti sehingga hasilnya pun begitu mempesona. Sentuhan seni begitu terasa pada setiap karya.

Vherkudara juga tak sembarangan memasarkan produk. Antino menyebutkan, memilih model untuk produk-produknya. Ada sejumlah nama artis papan atas yang menjadi model produk. Tentu telah menyesuaikan dengan karakter sosoknya.

Yogyakarta menjadi pilihan untuk gerai offline karena karakteritik masyarakatnya terutama anak-anak muda yang datang dari seluruh Indonesia. Gerai di Jalan Agro 44, Sleman sangat strategis karena berdekatan dengan kampus UGM dan beberapa kampus lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.