Diskusi dengan Dubes RI, Kadin DIY Jajaki Peluang Ekspor ke Wilayah Karibia

oleh -216 Dilihat
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Kuba, Simon Djatwoko Irwantoro Soekarno.(Foto: Y Sri Susilo)

 

  • Karakter pasar negara-negara Karibia selaras dengan kekuatan produk DIY yang berbasis kreativitas.
  • Peluang ekspor semakin kuat karena produk-produk dari DIY sudah dikenal dan memiliki rekam jejak ekspor yang nyata.
  • Jadikan DIY sebagai pintu gerbang masuk kreativitas dan kesempatan bisnis di kawasan Karibia.

 

JOGJA, bisnisjogja.id – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Kuba, Simon Djatwoko Irwantoro Soekarno melakukan kunjungan ke Yogyakarta. Selain bertugas di Kuba yang berkedudukan di Havana, Simon juga merangkap akreditasi untuk negara-negara Karibia lainnya, yaitu Bahamas, Republik Dominika, Haiti, dan Jamaika.

Dalam kunjungan ke Yogyakarta, ia melakukan kunjungan ke PD Taru Martani dan melakukan diskusi dengan perwakilan Pengurus Kadin DIY. Diskusi berlangsung di Sasanti Resto, Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia didamping Nicolas Manoppo, Staf Fungsi Politik Kedubes RI di Havana, Kuba.

Pihak Kadin DIY hadir antara lain Robby Kusumaharta (WKU Koordinator Bidang 1), Hermawan Ardiyanto (WKU Koordinator Bidang 3), dan George Iwan Marantika (WKU Koordinator Bidang 4).

Selain itu juga hadir Richard Kaunang (WKU Bidang Hubungan Luar Negeri) dan Fahmi Akbar Idries (WKU Bidang Investasi), Tim Apriyanto (WKU Bidang Organsiasi dan Keanggotaan), Arif Effendi (WKU Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga), dan Y Sri Susilo (WKU Bidang Kominfodigi). Hadir juga Ghofar Ismail (Kepala DPMPTSP DIY) dan sejumlah pengurus Kadin DIY lainnya.

Peluang Ekspor ke Kuba

”Pertemuan dan diskusi merupakan forum yang bermanfaat bagi Dubes RI serta bagi pengurus Kadin DIY,” jelas George Iwan Marantika yang bertindak selaku moderator.

Menurut George, bagi Dubes RI, kesempatan ini dapat menginformasikan potensi serta peluang pasar ekspor negara Kuba dan negara Karibia lainnya. Sebaliknya pelaku usaha atau eksportir dapat memperoleh informasi pasar yang valid dan kemungkinan dapat menjajagi kerjasama untuk masuk ke pasar negara-negara tersebut.

KERJA SAMA: Jajaran Kadin DIY dan Dubes RI untuk Kuba, Simon Djatwoko Irwantoro Soekarno.(Foto: istimewa)

”Karakter pasar negara-negara Karibia selaras dengan kekuatan produk DIY yang berbasis kreativitas, nilai budaya, fleksibilitas UMKM dan serta produk bernilai tambah tinggi,” jelas Simon.

Ia menjelaskan, produk seni dan kerajinan, kopi dan coklat artisan, furnitur dan dekorasi hotel, fesyen kreatif, kosmetik berbahan alami, makanan olahan, bahan konstruksi dan produk industri skala menengah di DIY memiliki kesesuaian yang tinggi dengan kebutuhan pasar dan kerangka insentif fiskal di kawasan Karibia.

”Peluang tersebut semakin kuat karena produk-produk dari DIY sudah dikenal dan memiliki rekam jejak ekspor yang nyata,” ujarnya.

Sinergi dan Misi dagang

Simon memberi saran, agar peluang tersebut dapat diwujudkan secara nyata, perlu sinergi yang terarah KBRI, Kadin, pemda dan pelaku usaha. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui misi dagang dan business matching yang terfokus.

Di samping itu, dapat juga diwujudkan melalui penyelenggaraan showcase produk unggulan untuk pariwisata dan lifestyle, pendampingan UMKM produk ekspor berbasis standar, kualitas dan logistik serta pemanfaatan jalur pendidian dan budaya sebagai pintu masuk ekonomi kreatif.

”Mari kita jadikan DIY sebagai pintu gerbang masuk kreativitas dan kesempatan bisnis di kawasan Karibia, dengan membuka pasar baru, menciptakan nilai tambah dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global,” ajak Simon.

Robby Kusumaharta menambahkan, pasar ekspor kawasan Karibia cukup terbuka dan potensial. Ia berharap pelaku usaha atau eksportir DIY dapat memanfaatkannya. Selanjutnya Robby berharap pengurus dan anggota Kadin DIY dapat bersinergi dengan pemangku kepentingan untuk memanfaatkan pasar ekspor tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.