REMBANG, bisnisjogja.id – Pelaku UMKM biasanya kesulitan dalam pemasaran. Hal itu membuat Rumah BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Kabupaten Rembang (RB Rembang) membantu pengelolaan pemasaran.
”Kami bantu pemasarannya pada Ramadan 2025 lalu guna peningkatan daya saing UMKM,” ungkap
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, Rabu (30/4/2025).
Penjualan beragam hasil produksi UMKM merupakan program tahunan yang dijalankan secara rutin menjelang perayaan Idulfitri.
Masyarakat dapat membelinya di Galeri RB Rembang, maupun secara daring melalui platform digital seperti WhatsApp dan e-commerce milik RB Rembang.
Via menjelaslan, sebanyak 173 UMKM binaan RB Rembang yang terlibat bergerak di bidang makanan, minuman, fesyen, batik, hingga kerajinan tangan.
Seluruh produk yang ditampilkan telah melewati proses kurasi secara menyeluruh untuk memastikan mutu dan kapasitas produksi sesuai dengan permintaan pasar.
Sambutan Positif
”Alhamdulillah, program tersebut selalu mendapat sambutan positif yang terlihat dari jumlah pesanan. Ini menjadi motivasi bagi SIG untuk menciptakan program-program lain yang lebih kreatif dan inovatif untuk mendongkrak penjualan produk UMKM,” papar Vita.
Hal itu diakui pemilik usaha makanan ringan dengan merek Keriyes, Widya Wijaya. Ia merasakan dampak positif lantaran produk-produknya turut serta dalam program.
Produk Keriyes seperti krispi teri nasi, krispi cumi, rengginang ketawa, krispi rumput laut, dan amplang bandeng menjadi salah satu produk terlaris.
”Selama Ramadan tahun ini, saya bisa menjual produk Keriyes hingga sekitar Rp 5,5 juta. Alhamdulillah, cukup membantu penjualan,” kata Widya.
Ia menegaskan, kehadiran RB Rembang memberikan banyak manfaat bagi pengembangan usahanya. Selain pendampingan dan pelatihan, ada studi banding ke RB lain.





