Nikmati Kopi Nusantara di Jogja Coffee Week #04

oleh -3067 Dilihat
ANGKAT KOPI: Panitia Jogja Coffee Week (JCW) #04 yang selalu mengangkat kopi Nusantara dan Menoreh yang asli Yogyakarta.(Foto: Y Sri Susilo)

JOGJA, bisnisjogja.id – Para penggemar dan penikmati kopi dapat memanjakan diri lagi. Ya, mereka bisa mengunungi Jogja Coffee Week (JCW) #04 2024 pada 6-8 September 2024 di Hall C Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.

”Gelaran JCW tahun 2024 mengusung tema Experience Difference. Ini berbeda dengan tema-tema sebelumnya, yang jelas lebih nendang,” tandas Ketua OC JCW #04, Rahadi S Abra dalam temu media di JEC,Minggu (31/08/24).

Menurut Abra, ada 110 gerai yang seluruhnya sudah terisi peserta. Panitia menggelar beberapa kompetisi selama tiga hari. Kompetisi tersebut antara lain roasting, brewing, latte art dan cup taster.

Ia menjelaskan, JCW merupakan forum yang mempertemukan petani, pengusaha, warung/kedai, barista dan ekosistem kopi lainhya. Ia mecontohkan ada 15 petani kopi dari berbagai daerah akan datang bersama LSM Saka Dala yang membantu ekspor ke pasar luara negeri.

”Dalam forum itu kami juga berharap ada kerja sama yang berlanjut antara petani dan pebisnis kopi DIY,” ujar Abra.

Pengunjung yang hadir pada JCW #04 akan menperoleh pengalaman mencicipi kopi dari 15 petani Nusantara.

Industri Kopi

Menurut Abra, ada zonasi tematik dari berbagai sektor industri kopi mulai hulu hingga ke hilir yang saling terintegrasi. Zonasi integrasi termaksud antara lain roastery, petani kopi, produsen, eksportir, instansi pemerintah, produk & industri terkait kopi, lembaga keuangan.

Selain itu, ada pula solusi teknologi informasi untuk sektor kopi, inovasi dan teknologi berkelanjutan, wisata kopi, kedai kopi, brand dan franchise, susu, mesin kopi, peralatan, asesoris dan pengemasan.

Suguhan hiburan musik tersaji Sabtu, 7 September 2024. Akan tampil ”Panji Sakti” yang terkenal dengan musikalisasi puisi. Panitia berharap JCW #04 akan menyedot ribuan pengunjung dan jumlah uang yang berputar mencapai Rp 10 milyar.

Panitia juga ikut mendorong kopi lokal DIY, khususnya kopi Menoreh dan Merapi. Kedua jenis kopi tersebut (Arabica dan Robusta) tumbuh di Perbukitan Menoreh dan lereng Gung Merapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.