Kadin DIY Kembangkan Sistem Sanitasi Inklusif, Ramah Lingkungan, dan Berkelanjutan

oleh -427 Dilihat
SANITASI INKLUSIF: Jajaran Kadin DIY dan Tim AIT serta Yayasan Pijar.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar diskusi strategis bersama Tim Asian Institute of Technology (AIT), Thailand dan Tim Yayasan PIJAR di Yogyakarta (Selasa, 28/01/2025).

Diskusi bertujuan mempererat kolaborasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan sanitasi cerdas serta membahas keberlanjutan proyek-proyek inovatif di sektor sanitasi dan air bersih di DIY.

Ketua Kompta Kesekretariatan Kadin DIY, Tim Apriyanto menjelaskan, diskusi tersebut sebagai bagian dari upaya mempercepat akses sanitasi dan air bersih yang inklusif. Kadin bermitra dengan Konsorsium Sanitasi dan Air Bersih yang mendapat dukungan Yayasan Pijar, Bill & Melinda Gates Foundation, AIT.

”Kolaborasi berhasil menyelesaikan pembangunan lima konstruksi sanitasi cerdas wilayah DIY. Ada lima lokasi sanitasi cerdas yang telah selesai dibangun,” ungkap Tim, Jumat (30/1/2025).

Lima Tempat

Kelima lokasi tersebut yakni SMA Negeri 1 Yogyakarta, Rusunawa Bener, Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi DIY, Taman Pintar Yogyakarta, dan Teras Malioboro. Semua berlokasi di Kota Yogyakarta.

Dalam rangka merayakan pencapaian ini, Kadin DIY bersama konsorsium mitra akan mengadakan acara syukuran dan slametan sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan penyelesaian proyek tersebut.

Lima konstruksi sanitasi cerdas diharapkan menjadi model inovasi yang dapat ditiru di daerah lain, memberikan solusi berkelanjutan terhadap tantangan sanitasi, serta mendukung kesehatan masyarakat.

”Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan AIT, Yayasan Pijar, dan seluruh pihak yang terlibat. Proyek sanitasi cerdas merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Waketum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin DIY, Robby Kusumaharta.

Ia berharap kerja sama yang melibatkan AIT Thailand dapat dikembangkan dan diperluas dengan kerja sama yang melibatkan pelaku bisnis antara Indonesia dan Thailand (Business to Business/B to B). Kerja sama B to B termaksud dapat dilaksanakan dalam kerangka kerjasama ASEAN.

Forum Strategis

Selain merayakan keberhasilan proyek, diskusi juga akan menjadi forum strategis untuk membahas langkah selanjutnya dalam pengembangan sistem sanitasi dan air bersih yang lebih inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Hadir dalam diskusi dan syukuran Prof Thammarat Kootattep (AIT Thailand), Hendra Gupta (AIT Thailand) dan Rahadi Saptata Abra (Waketum Kadin DIY Bidang Lingkungan Hidup).

Pengurus Kadin DIY lain yang juga hadir Y Sri Susilo (Ketua Komtap Organisasi dan Keanggotaan) dan Fajjarudin Achmad (Ketua Komtap Lingkungan Hidup).

”Hadir pula Brian dan Purnomo juga hadir mewakili Yayasan Pijar,” imbuh Sri Susilo dalam rilisnya kepada media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.