Bajaj RE Tangguh di Segala Medan, Segera Keluar Versi Listrik

oleh -412 Dilihat
FLEKSIBEL: City Manager Maxauto Area Yogyakarta, Budhie Trisaputra menjelaskan fleksibilitas Bajaj roda tiga yang mampu melibas segala kondisi jalan.(Foto: Priyo Wicaksono)

 

  • Bajaj RE dirancang untuk melibas berbagai kondisi jalan menantang bahkan melakukan pengujian perjalanan darat ke Mandalika, NTB.
  • Bajaj RE dibekali teknologi mesin Euro 4 yang membuat performa lebih halus, minim getaran, tidak bising, hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan.

 

JOGJA, bisnisjogja.id – Produsen otomotif India, Bajaj kembali membuat inovasi baru dengan keluarnya Bajaj RE 200 cc. Kendaraa roda tiga ini hadir dengan varian penumpang dan barang yang tangguh di segala kondisi jalan.

Bajaj menguji performa di sejumlah jalur menanjak Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Kaliurang, Gunung Kidul, hingga perbukitan utara. Pengujian tersebut menegaskan kemampuan kendaraan dalam menghadapi kontur berbukit yang membutuhkan tenaga dan stabilitas ekstra.

City Manager Maxauto Area Yogyakarta, Budhie Trisaputra, mengatakan Bajaj RE dirancang untuk melibas berbagai kondisi jalan menantang. Bahkan beberapa waktu lalu juga sampai ke Mandalika, NTB melalui jalan darat.

”Didukung mesin 200 cc yang bertenaga dan responsif, Bajaj RE mampu menaklukkan tanjakan curam khas jalur wisata Gunung Kidul hingga rute panjang menuju Kaliurang. Dalam pengujian, kendaraan tetap melaju mulus dan stabil, baik saat membawa penumpang maupun barang,” papar Budhie.

Selain tenaga, Bajaj RE dibekali teknologi mesin Euro 4 yang membuat performa lebih halus, minim getaran, tidak bising, hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan.

Tahun 2026, Bajaj bakal mengeluarkan versi listrik. Ini untuk menjawab kebutuhan pengguna yang juga menginginkan adanya model tanpa BBM sekaligus sebagai komitmen perusahaan pada kendaraan ramah lingkungan.

Transportasi Alternatif

Keunggulan ini cocok untuk kawasan permukiman, destinasi wisata, dan area perkotaan Yogyakarta yang membutuhkan kendaraan dengan emisi rendah.

Budhie menjelaskan Bajaj RE juga hadir sebagai solusi mobilitas alternatif bagi masyarakat. Dengan kapasitas satu pengemudi dan tiga penumpang, kendaraan ini berpotensi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan membantu menekan kemacetan.

”Fleksibilitas serta efisiensi biaya menjadikannya pilihan strategis bagi UMKM dan sektor pariwisata,” imbuhnya.

Bajaj RE juga andal sebagai kendaraan angkut dengan kapasitas hingga 300 kilogram, mendukung layanan pengiriman instan dan distribusi produk UMKM dengan biaya terjangkau.

Kehadiran Bajaj Maxride di Yogyakarta pun memberikan dampak sosial dengan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal sebagai mitra pengemudi.

No More Posts Available.

No more pages to load.