BERLIN, bisnisjogja.id – Bank Central Asia (BCA) kembali memperkuat penetrasi pasar pariwisata internasional. Melalui program Bakti BCA, perseroan memboyong tiga delegasi desa wisata ke ajang Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin 2026, Jerman.
Delegasi tersebut mewakili Desa Wisata Taro (Bali), Dusun Pucung Wukirsari (Yogyakarta), dan Kampung Prai Ijing (NTT). Mereka mempromosikan paket wisata unggulan langsung kepada pelaku industri travel global.
Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, menyebut langkah ini sebagai strategi memperluas akses pasar mancanegara. BCA ingin membuktikan bahwa komunitas lokal mampu bersaing secara global dengan keunikan budaya dan alam.
”Kehadiran Desa Bakti BCA menempati area Paviliun Indonesia yang dikelola Kementerian Pariwisata RI. Mengusung tema “Discover #DesaBaktiBCA”, para delegasi menawarkan pengalaman otentik dengan kualitas layanan internasional,” papar Antonius.
Selain tiga delegasi fisik, BCA juga memasarkan delapan paket wisata dari desa binaan lainnya. Destinasi tersebut mencakup wilayah mulai dari Bilebante (NTB), Dayun (Riau), hingga Pulau Derawan (Kalimantan Timur).
Desa Wisata ke Panggung Dunia
Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, mengapresiasi konsistensi BCA dalam menjembatani desa wisata ke panggung dunia. Kemitraan strategis ini menjadi kunci penting untuk memperkuat kapasitas ekonomi kreatif di daerah.
Bank BCA fokus pada dua pilar utama dalam pengembangan desa binaan, yakni peningkatan kapasitas SDM dan perluasan akses pasar. Perseroan bekerja sama dengan Caventer DMC untuk memastikan kesiapan operasional di level internasional.
Sebelum berangkat, para pengelola desa menjalani kurasi ketat dan pembekalan intensif. Mereka mendapatkan pelatihan bahasa Inggris dengan native speaker serta penguatan pengetahuan produk demi memikat calon pembeli.
Partisipasi tahun kedua ini berpijak pada kesuksesan signifikan di ITB Berlin 2025 lalu. Tahun lalu, program ini berhasil menjaring 96 agen travel sebagai pembeli potensial dengan realisasi kunjungan ratusan turis asing.
Secara finansial, kunjungan wisman tersebut menyumbang pendapatan langsung sebesar Rp 536 juta bagi desa terkait. Bank BCA berkomitmen terus menciptakan nilai bersama (creating shared value) demi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.







