JOGJA, bisnisjogja.id – Sudah seharusnya masyarakat kampus ”membumi” terjun ke daerah guna memberi manfaat jangka panjang. Peningkatan taraf hidup menjadi fokus terjunnya masyarakat kampus termasuk kuliah kerja nyata atau KKN.
Inilah yang menjadi dasar Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menerjunkan mahasiswanya dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 88 Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 di Kabupaten Gunungkidul.
Sebanyak 731 peserta KKN secara resmi dilepas oleh Rektor UAJY, Dr G Sri Nurhartanto di Hall Student Center, Gedung Slamet Rijadi.
”Semoga seluruh peserta dapat menjalankan KKN dengan lancar, tertib dan bertanggungjawab. Kami berharap program kerja yang sudah dirancang dapat terlaksana dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Nurhartanto.
Ia minta mahasiswa KKN menjaga nama baik almamater. Kampus tak ingin ada tindakan yang mencederai nama universitas.
Tiga Wilayah
Sama seperti periode-periode sebelumnya, KKN UAJY terbagi menjadi tiga wilayah utama, yaitu Kabupaten Gunung Kidul, Keuskupan Ketapang, dan Provinsi Bali. Adapun mahasiswa KKN Luar Jawa sudah dilepas secara resmi pada Jumat (12/12/2025) lalu.
Upacara penerjunan diawali dengan pembacaan laporan dari Wakil Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UAJY, Drs A Wibowo Nugroho Jati MS.
Dalam laporannya, ia menyampaikan terdapat 731 peserta KKN Gunung Kidul, 50 peserta Keuskupan Ketapang, dan 60 peserta Provinsi Bali. Ia berharap agar seluruh program KKN dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.
Rektor juga menyampaikan harapan agar peserta dapat menjalankan KKN dengan lancar, tertib dan bertanggungjawab. Ia juga berharap program kerja yang sudah dirancang dapat terlaksana dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Peserta KKN, Maria Yudith Srikandi Kewa Baran, menyampaikan harapannya agar KKN 88 dapat berjalan dengan lancar hingga akhir dan seluruh program terlaksana dengan baik.





