Bantu Urai Soal Sampah, Puluhan Pemuda Ikuti Youth Camp

oleh -577 Dilihat
KEGIATAN ALAM: Peserta Yogyakarta Youth Camp (YYC) 2025 mengikuti kegiatan luar, mengenal alam sekitarnya.(Foto: Priyo Wicaksono)

JOGJA, bisnisjogja.id – Puluhan anak muda mengikuti Yogyakarta Youth Camp (YYC) 2025 sebagai bagian komitmen untuk ikut membantu membangun kota. Mereka terlibat dalam peningkatan kapasitas di Pondok Pemuda Ambarbinangun Yogyakarta.

Program tersebut merupakan gelaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta. Tercatat ada sebanyak 50 pemuda yang mengikuti kegiatan.

”Yogyakarta Youth Camp merupakan kegiatan temu pemuda tingkat kota yang secara spesifik menekankan pada pentingnya partisipasi aktif generasi muda dalam setiap aspek pembangunan,” papar Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Disdikpora Kota Yogyakarta, Mugi Suyatno, Senin (20/10/2025).

Ia mengungkapkan tahun ini lebih fokus pada pemuda Kota Yogyakarta, terutama yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah Indonesia, pelajar SMA, SMK, maupun mahasiswa.

Mereka mengikuti kegiatan selama tiga hari, saling berinteraksi, meningkatkan kapasitas dan mengakrabkan diri. Tema besar program YYC, ”Rumaket, Bersatu Bersama untuk Kota Yogyakarta Lebih Baik”. Tema ini menjadi landasan semangat kolaborasi dan kebersamaan anak muda.

Iklim dan Sampah

”Tahun ini kami mengadopsi konsep semi eco-camping guna menyoroti dua isu krusial yang tengah dihadapi Jogja, yakni perubahan iklim dan permasalahan sampah,” ujar Mugi.

Hari pertama, peserta memperoleh bekal mendalam yang mendorong lahirnya ide-ide solutif inovatif. Mereka fokus membahas isu-isu strategis kepemudaan, meliputi kepeloporan pemuda, kepemudaan, kewirausahaan pemuda dan sarana dan prasarana kepemudaan.

Mugi menekankan pentingnya pembekalan aspek-aspek kunci yang dapat membentuk karakter pemuda pelopor. Ia mendorong agar para peserta menjadi pribadi-pribadi pelopor yang membawa manfaat di lingkungannya.

Peserta juga mengikuti outbond dengan narasumber Tri Hartanto untuk menanamkan kebersamaan rasa tanggung jawab.

”Banyak hal kami dapatkan dari kegiatan tersebut, terutama meningkatkan kapasitas, menambah wawasan dan juga menambah relasi,” imbuh peserta, Muhammad Hanif.

Peserta lain, Hana Sholihatun juga terkesan karena bisa menambah wawasan tentang kewirausahaan dan kepemimpinan. Ia bisa mengetahui banyak organisasi pemuda di Jogja yang mempunyai potensi membantu membangun kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.