BSI Dorong Bisnis Emas, Minat Anak Muda Sangat Tinggi

oleh -8 Dilihat
Ilustrasi emas yang tumbuh fantastis.(Foto: Freepik)

JOGJA, bisnisjogja.id – Satu tahun pasca peluncuran layanan bullion bank, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan rapor hijau pada lini bisnis emas. Hingga Maret 2026, total emas yang dikelola perseroan secara nasional telah menyentuh angka 22,5 ton, sebuah pencapaian signifikan sejak izin usaha resmi diberikan oleh OJK.

Inisiatif strategis tersebut merupakan bagian dari penguatan tata kelola emas nasional yang sebelumnya telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran bullion bank di tubuh BSI menjadi solusi bagi masyarakat yang mencari instrumen investasi aman dan terintegrasi dengan sistem perbankan syariah.

RCEO BSI Region VII Semarang, Ficko Hardowiseto, mengungkapkan animo masyarakat terus menanjak seiring dengan masifnya literasi mengenai bank emas. Di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta sendiri, jumlah kelolaan emas BSI kini telah mencapai 1,83 ton.

Menariknya, portofolio emas di wilayah ini didominasi oleh generasi muda dan milenial. Fenomena itu menunjukkan adanya pergeseran gaya hidup investasi di kalangan anak muda yang kian sadar akan pentingnya aset lindung nilai (hedging) terhadap inflasi.

Peran Transformasi Digital

Pertumbuhan tak lepas dari peran transformasi digital melalui aplikasi superapps BYOND by BSI. Lewat platform tersebut, investasi emas menjadi lebih inklusif karena masyarakat dapat membeli emas secara real-time mulai dari nominal terjangkau, yakni Rp 50 ribu saja.

”Fitur menarik di Bank Emas memungkinkan nasabah tidak hanya membeli, tetapi juga mentransfer gramasi emas secara digital. Ini adalah kemudahan yang kami tawarkan untuk membangun ekosistem emas yang berkelanjutan,” papar Ficko.

Pihaknya terus memperkuat infrastruktur digital untuk mengintegrasikan layanan BSI Emas, cicil emas, hingga gadai emas dalam satu genggaman. Hal itu untuk memastikan potensi emas sebagai instrumen stabil dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air.

Waspadai Modus Penipuan

Namun, di tengah tren positif, BSI tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada. Area Manager BSI Yogyakarta, Muhammad Taqiyuddin, dalam acara “Ngopi Media”, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan investasi emas.

Nasabah diimbau untuk selalu melakukan verifikasi melalui saluran resmi, seperti situs www.bankbsi.co.id, BSI Call 14040, atau akun media sosial resmi yang terverifikasi. Hal ini krusial untuk menjaga keamanan aset digital nasabah dari kejahatan siber.

Melalui sinergi edukasi dan inovasi digital, BSI optimistis layanan bullion bank akan terus menjadi motor penggerak ekonomi syariah. Perseroan berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan guna memberikan nilai tambah bagi investor domestik.

No More Posts Available.

No more pages to load.