JOGJA, bisnisjogja.id – ”Ekonomi hijau (green economic) merupakan pendekatan dalam pengembangan ekonomi yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan,” jelas Maya Mulyawati dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) DIY.
Ia menyampaikan itu pada kegiatan ”BI Mengajar” di Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY), Selasa-Rabu (17-18/6/2025).
Menurut Maya, tujuan ekonomi hijau, mencapai pertumbuhan ekonomi yang seimbang dengan menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan alam.
Selian itu, ia juga menjelaskan definisi keuangan hijau (green finance) yang menurut BI yaitu dukungan menyeluruh dari industri jasa keuangan untuk pertumbuhan berkelanjutan. Ini selaras dengan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
”Keuangan hijau mencakup mencakup berbagai produk, jasa, dan transaksi keuangan yang mendukung pembiayaan kegiatan berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi rendah karbon,” tandas Maya.
Pengembangan
Praktisi berikutnya yang juga dari BI, Dian Wening Triastuti menambahkan peran BI dalam mengembangan ekonomi dan keuangan hijau.
Menurut Wening peran BI tersebut yakni memastikan sektor keuangan resilien terhadap dampak perubahan iklim. Mendukung agar transisi menuju rendah karbon berlangsung baik.
Berikutnya, mendorong pembiyaan sektor hijau. Koordinasi imternasional dalam mendorong pembiayaan sustainable finance dan berkontribusi dalam praktek keuangan hijau.
”Peran BI tersebut didasari oleh UU P2SK khususnya pasal 35B, pasal 222 dan pasal 223,” ungkap Wening.

Kualitas
Deputi Kepala KPwBI DIY, Hermanto menjelaskan BI Mengajar adalah program Bank Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan literasi, sinergi, dan inovasi.
Menurut Hermanto, program tersebut melibatkan praktisi BI dalam memberikan pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa.
Bentuk kegiatan ”BI Mengajar” yang lain yakni kuliah umum/talkshow, diskusi panel, kunjungan ke kantor BI, termasuk di KPwBI dan program pendampingan.
”Ini bentuk nyata kontribusi BI dalam dunia pendidikan dan pembangunan ekonomi nasional,” tandas Hermanto.
Sinergi
Program “BI Mengajar” mempunyai tujuan mendiseminasikan peran, tugas, wewenang, dan kebijakan BI kepada stakeholders terutama mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Berikutnya, meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan dunia pendidikan terutama perguruan tinggi, sebagai salah satu mitra strategis BI.
Terakhir, memberikan kesempatan dan menambah pengalaman kepada pegawai BI untuk menjadi narasumber atau pengajar.
Pelaksanaan program ”BI Mengajar” di FBE UAJY, Tim KPwBI mengajar pada dua kelas mata kuliah Perekonomian Indonesia.
”Materi yang diajarkan selama 100 menit dengan topik Ekonomi dan Keuangan Hijau,” jelas Kaprodi Ekonomi Pembangunan FBE UAJY, AM Rini Setyastuti. Pengajar praktisi dari KPwBI DIY adalah Maya Mulyawati dan Dian Wening Tiastuti.





