JOGJA, bisnisjogja.id – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) kembali mempertegas dominasinya di kancah nasional. Dua tim delegasi FEB UGM sukses menyabet gelar Juara 1 dan Juara 2, sekaligus penghargaan Best Speaker dalam ajang Management Competition 2026: National Business Case Competition yang diselenggarakan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).
Topik: Ekonomi Hijau
Green Economic, Pengembangan Ekonomi Fokus Keberlanjutan Lingkungan
JOGJA, bisnisjogja.id – ”Ekonomi hijau (green economic) merupakan pendekatan dalam pengembangan ekonomi yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan,” jelas Maya Mulyawati dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) DIY.
Pupuk Indonesia: Tidak Ada Kelangkaan, Stok Pupuk Bersubsidi Aman
JAKARTA, bisnisjogja.id – Stok pupuk bersubsidi di daerah Majalengka, Jawa Barat cukup untuk memenuhi kebutuhan petani. Tidak ada kelangkaan seperti yang dikhawatirkan berbagai pihak.
10.000 Mangrove untuk Pangandaran, Babak Baru Kolaborasi Lintas Sektor
PANGANDARAN, bisnisjogja.id – Sebanyak 10.000 bibit mangrove menghiasi kawasan Pantai Pangandaran, perairan Madasari, Jawa Barat. Ini menjadi babak baru mendukung keberlanjutan ekosisten pesisir.
Potensi Mangrove Kurangi Emisi Karbon
JOGJA, bisnisjogja.id – Mangrove memiliki potensi besar mengurangi emisi karbon. Tanaman tersebut dapat menyimpan karbon pada pohon dan tanah tempat hidup.
Transisi Pekerjaan, Penduduk Indonesia Tak Lagi Fokus Pertanian
JOGJA, bisnisjogja.id – Sebagai negara agraris, sebagian besar penduduk Indonesia menggantungkan hidupnya pada natural resources atau sumber daya alam pertanian serta hutan.
ICONEDS 2024: Ajang Bergengsi untuk Ekonomi Hijau Inklusif
JOGJA, bisnisjogja.id – Program Magister Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan menggelar konferensi internasional perdana bertajuk 1st International Conference on Economics & Development Studies (ICONEDS).
Nilai Tukar Petani di Jawa
Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan salah satu indikator yang berguna untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani karena mengukur kemampuan produk (komoditas) yang dihasilkan/dijual petani dibandingkan dengan produk yang dibutuhkan petani baik untuk proses produksi (usaha) maupun untuk konsumsi rumah tangga petani (www.pertanian.go.id).
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








