Hadapi Ketidakpastian Iklim, Pentingnya Asuransi dalam Ketahanan Global

oleh -362 Dilihat
Ilustrasi Zurich Insurance.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Cuaca ekstrem dan bencana alam mengalami lonjakan di berbagai belahan bumi. Akibatnya perlu biaya tinggi untuk mengantisipasi dan mengatasi persoalan tersebut.

Hal itu terungkap dalam laporan Zurich Insurance Group (Zurich) berjudul ”Climate Risks: Strategies for Building Resilience in a More Volatile World”. Laporan menyoroti perlunya aksi bersama menghadapi dampak cuaca ekstrem dan bencana alam.

”Di sinilah peran penting industri asuransi, serta rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk membangun masyarakat dan perekonomian yang lebih tangguh terhadap risiko iklim,” ungkap CEO Europe, Middle East & Africa (EMEA) and Bank Distribution Zurich, Alison Martin.

Ia menuturkan, asuransi memiliki peran penting melindungi rumah tangga, pelaku usaha, dan pemerintah dari kerugian finansial akibat bencana.

Akan tetapi, cakupan perlindungan asuransi belum mampu mengimbangi besarnya potensi kerugian, mengakibatkan semakin banyak pihak yang kurang atau tidak terlindungi.

”Kami mendorong pendekatan baru yang menitikberatkan pada pengurangan risiko dan perluasan jangkauan perlindungan asuransi,” tandas Alison.

Peran Penting

Industri asuransi memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan terhadap risiko iklim secara fisik. Namun, untuk mengatasi meningkatnya biaya akibat cuaca ekstrem dan bencana alam, perlu tindakan kolektif dan segera.

Laporan menjadi panduan untuk pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat berkolaborasi dalam menghadapi tantangan yang semakin besar yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem dan bencana alam.

Mengutip Kamar Dagang Internasional (International Chamber of Commerce), Alison mengatakan dalam satu dekade terakhir bencana seperti badai, banjir, dan kebakaran hutan menyebabkan kerugian ekonomi hingga USD 2 triliun.

Frekuensi dan intensitas kejadian terus meningkat, diperparah perubahan iklim jangka panjang seperti kenaikan suhu, permukaan laut, dan perubahan pola hujan.

Manajemen Risiko

”Industri asuransi dapat memberikan wawasan dan kemampuan manajemen risiko untuk memperkuat ketahanan terhadap risiko iklim secara fisik,” tegas Alison.

Menurutnya, industri asuransi juga dapat membantu membuka pembiayaan untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan guna memberikan ketahanan serta meningkatkan perlindungan.

Chief Risk Officer Zurich Indonesia, Kabilarang Sinabang, menambahkan ketahanan harus dibangun sejak awal, bukan hanya sebagai respons setelah bencana terjadi.

Industri asuransi memiliki peran penting mendorong edukasi dan pencegahan atas risiko iklim, bekerja sama dengan sektor publik maupun swasta untuk menciptakan skema berbagi risiko yang inovatif.

”Mengatasi tantangan tersebut, selain mengandalkan updaya dan wawasan dari industri asuransi, perlu pula upaya terkoordinasi antara sektor swasta dan publik,” ujar Kabilarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.