Hadapi Tantangan Sosial dan Ekonomi, Perempuan Lapas Kerobokan Dapat Pendampingan

oleh -278 Dilihat
Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini.(Foto: istimewa)

BALI, bisnisjogja.id – Usai keluar dari lembaga pemasyarakatan, perempuan menghadapi tantangan sosial dan ekonomi cukup berat. Stigma pada perempuan yang pernah berada dalam lapas menjadi beban tersendiri.

Melihat kondisi tersebut, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA) berusaha memberi bantuan. Kali ini mereka melakukan di Lapas Kerobokan, Bali.

Mereka menggelar program ”She Inspire”, sebagai inti dari program Sisternet. Sisternet merupakan platform pelatihan komprehensif yang memberikan peserta kesempatan untuk belajar dan berkembang.

”Mereka bisa membangun keterampilan untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif selama dan usai keluar dari lapas,” tutur Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini.

Lebih Baik

Program bertujuan membantu perempuan binaan menghadapi tantangan sosial ekonomi dan kembali ke masyarakat dengan keterampilan baru yang memungkinkan mereka #jadilebihbaik.

Dian mengatakan program itu merupakan wujud nyata komitmen XL Axiata untuk mendukung pemberdayaan perempuan Indonesia di berbagai lapisan masyarakat, terutama mereka yang mengalami keterbatasan akses.

”Kami percaya perempuan memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Melalui program Sisternet ”She Inspire”, kami ingin memberdayakan perempuan di Lapas Kerobokan dan lapas-lapas lainnya untuk bisa meraih masa depan yang lebih baik,” tandas Dian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.