SLEMAN, bisnisjogja.id – Ketua KSP Kopdit Pintu Air Cabang Yogyakarta, Guido Abong, mengungkapkan bahwa lonjakan pertumbuhan jumlah anggota yang kini mencapai 1.681 orang serta kepemilikan aset sebesar Rp 19,15 miliar menjadi pendorong utama peningkatan status operasional lembaga dari kantor cabang pembantu menjadi kantor cabang penuh.
Hal tersebut ditegaskan Guido saat memberikan laporan dalam acara peresmian Gedung Kantor Cabang KSP Kopdit Pintu Air Yogyakarta di kawasan Pringwulung, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). Peresmian ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
”Perjalanan kami dimulai pada 1 April 2019 yang hanya bermodalkan satu meja pelayanan dan 19 anggota di bawah binaan kantor pusat. Hari ini, Tuhan menggerakkan kita dengan gedung kantor yang megah dan kelas yang setingkat lebih tinggi,” kata Guido Abong.
Guido menambahkan, dari total aset yang dihimpun hingga 30 Juni 2026 tersebut, pihak koperasi telah menyalurkan pinjaman kepada anggota sebesar Rp 16,65 miliar. Ia pun mengingatkan jajaran manajemen agar aset dan fasilitas baru ini dikelola dengan memegang teguh asas transparansi serta kejujuran.
Sebaran Kantor Operasional
”Gedung kantor dan kelas cabang ini bukan milik pengurus, melainkan milik dan titipan Tuhan melalui para anggota. Tujuan akhir kami tetap satu, yaitu menjadi berkat dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Yogyakarta,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, menjelaskan bahwa koperasi yang ia pimpin kini telah memiliki 129 kantor operasional di seluruh Indonesia, di mana Cabang Yogyakarta resmi menjadi cabang definitif yang ke-71.
Secara nasional, koperasi yang lahir di Dusun Rotat, Sikka, NTT ini telah merangkul 509.370 anggota dengan total aset mencapai Rp 2,7 triliun.
Yakobus menegaskan kembali visi mulia Pintu Air yang berfokus melayani kelompok nelayan, tani, ternak, dan buruh (NTTB) lewat semboyan kemanusiaan: ”Engkau susah aku bantu, aku susah engkau bantu.”
Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dalam sambutannya turut mengapresiasi kontribusi nyata KSP Kopdit Pintu Air dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Sleman. Danang mengingatkan bahwa keberhasilan jangka panjang sebuah koperasi mutlak berada di tangan kedisiplinan para anggotanya.
”Koperasi ini terbukti kokoh karena sudah berjalan puluhan tahun di Indonesia. Saya berharap dengan status baru ini, modal yang ada dapat tersalurkan secara bijak demi mendongkrak sektor produktif dan UMKM warga,” pungkas Danang.
Sebelum prosesi pembukaan tirai papan nama kantor dimulai, rangkaian acara sakral ini diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Pastor Paroki St Yohanes Rasul Pringwulung, Rama B Irawan Heryuwono Pr.






