Kadin DIY Hadir di JCW#5, Ribuan Orang Kunjungi JEC

oleh -453 Dilihat
KOPI: Wakil Ketua Kadin DIY Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Robby Kusumaharta pada gelaran kopi JCW.(Foto: istimewa)

 

Ajang JCW #5 bertujuan mendorong pertumbuhan industri kopi dari hulu hingga hilir, mulai dari petani, usaha mikro dan kecil, dan produsen. Selain itu, JCW dapat mendorong akselerasi roda ekonomi termasuk pariwisata, membuka peluang bisnis dan ekspor, dan memperkuat ekosistem bisnis.

 

JOGJA, bisnisjogja.id – Jogja Coffee Week (JCW) #5 telah berlangsung 5-7 September 2025 di Hall B dan C, Jogja Expo Center (JEC), Bantul. Ajang tahunan itu mempertemukan petani, produsen, distributor dan konsumen kopi.

Peserta JCW tidak hanya dari Yogyakarta dan Jawa, namun juga dari berbagai daerah seperti Papua, Kalimantan, Sumatra dan Bali.

CEO JCW Rahardi Saptata Abra mengungkapkan sebanyak 30.000 pengunjung memenuhi JCW #5. Karena itu penyelenggara menyedian 170 gerai pameran untuk menampung peserta.

Panitia membagi zonasi tematik yaitu Roastery, Coffeeshop, Tools-Machinery & Packaging, Coffee Pairing, Milk, Flavours & Essences, Street Coffee, IoT & Innovation, Coffee Tourism, Government & Financial Institutions, Tea & Chocolate, Wellness, Pastry, Herbs, Traditional Food, Coffee Related Industry, hingga Food & Beverage.

”Ajang JCW #5 bertujuan mendorong pertumbuhan industri kopi dari hulu hingga hilir, mulai dari petani, usaha mikro dan kecil, dan produsen,” tandas Abra yang juga Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Kadin DIY.

Menurut Abra, JCW dapat mendorong akselerasi roda ekonomi termasuk pariwisata, membuka peluang bisnis dan ekspor, dan memperkuat ekosistem bisnis.

Kekuatan Budaya

”Kopi adalah salah satu kekuatan budaya dan ekonomi yang perlu didorong perkembangan dan pertumbuhan industrinya,” Wakil Ketua Kadin DIY Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Robby Kusumaharta.

KUNJUNGAN: Pengurus Kadin DIY di depan gerai yang ada di JCW.(Foto: istimewa)

Menurut Robby, JCW #5 sangat tepat untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, inovasi dan promosi bagi pelaku industri kopi. Ia berharap pemangku kepentingan terus berkontribusi memajukan industri kopi.

Ia mengungkapkan kehadiran gerai Kadin DIY di JCW #5 merupakan komitmen untuk mendukung pertumbuhan industri kopi.

Di samping itu, kehadiran gerai juga sebagai sarana edukasi serta sosialisai bagi calon anggota dan masyarakat terkait aktivitas dan eksistensi Kadin DIY, termasuk kegiatan musyawarah daerah (Musda) bulan Oktober 2025.

”Kadin DIY tahun ini menargetkan sekitar 5.000 UMKM untuk bergabung menjadi anggota,” ujarnya.

Pengurus Kadin DIY yang telah mengunjungi gerai antara lain Wawan Harmawan (Wakil Wali Kota Yogyakarta), Dian Ariani (Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY), Sri Nurkyatsiwie (Kepala Diskop dan UKM DIY), Tim Apriyanto (Wakomtap Bidang Kesekretariatan Kadin DIY) dan sejumlah pengurus lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.