Cegah Penipuan, Perkuat Proteksi Identitas Digital

oleh -7 Dilihat
Ilustrasi pencegahan penipuan digital.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Ruang digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian, namun seiring dengan itu, risiko penipuan digital (scam) kian mengintai. VIDA, penyedia digital identity network terkemuka, berkomitmen memastikan setiap interaksi pengguna tetap aman dan seamless melalui penguatan sistem pencegahan fraud yang komprehensif.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) menunjukkan urgensi perlindungan. Tercatat sebanyak 515.345 laporan kasus penipuan masuk sejak November 2024 hingga Maret 2026, menandakan bahwa kewaspadaan tinggi di ruang digital sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi masyarakat.

Potensi scam sering kali muncul secara tak terduga, seperti pesan phishing yang menyerupai institusi perbankan. Temuan VIDA mengungkapkan fakta krusial bahwa 9 dari 10 kasus penipuan digital melibatkan pencurian kode OTP, yang sering terjadi akibat kelalaian pengguna saat berinteraksi dengan tautan mencurigakan.

Penipuan Gunakan AI

Modus penipuan pun kian canggih dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. VIDA mencatat lonjakan upaya penipuan berbasis deepfake di Asia Tenggara hingga 156% sepanjang tahun 2025, yang menuntut adanya sistem verifikasi identitas yang jauh lebih kuat dan tersertifikasi.

Founder & Group CEO VIDA, Niki Luhur, menyoroti meski kesadaran dasar masyarakat sudah cukup baik, kewaspadaan sering kali goyah dalam situasi mendesak. Sifat manipulatif dari modus penipuan modern mampu melumpuhkan logika pengguna dalam hitungan detik.

”Kewaspadaan bisa turun dalam hitungan detik ketika modus yang muncul terasa relevan atau seolah menguntungkan. Penting untuk membangun kebiasaan berhenti sejenak, memeriksa ulang, dan tidak langsung percaya,” ujar Niki Luhur dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai langkah edukasi, VIDA meluncurkan kampanye visual bertajuk ”The World of VIDA”. Video informatif tersebut untuk menunjukkan cara kerja perlindungan identitas digital dalam aktivitas sehari-hari agar masyarakat memahami bahwa keamanan siber bukanlah hal yang rumit untuk diterapkan.

Pentingnya Perlindungan Digital

Niki berharap melalui pendekatan yang relevan dengan keseharian ini, publik dapat melihat perlindungan digital sebagai bagian dari gaya hidup. Strategi ini diharapkan mampu meminimalisir perilaku “asal klik” yang menjadi pintu masuk utama bagi para pelaku kriminal siber.

Melalui kanal YouTube resminya, VIDA juga mengajak publik untuk lebih kritis melalui pesan ”Jangan Asal Klik”. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya kolektif untuk membudayakan verifikasi mandiri sebelum melakukan transaksi atau memberikan data pribadi di platform digital mana pun.

Pihaknya juga bersiap memperkenalkan kampanye ”Beyond Liveness”. Solusi keamanan terbaru itu akan mengintegrasikan deteksi biometrik dengan analisis perangkat secara real-time serta pola perilaku pengguna guna menghadirkan perlindungan berlapis terhadap risiko fraud masa kini.

No More Posts Available.

No more pages to load.