JOGJA, bisnisjogja.id – Biji kakao yang selama ini hanya menjadi sampah ternyata bisa bermanfaat dan bernilai ekonomi. Mahasiswa UGM melakukan inovasi mengolah biji kakao menjadi produk kosmetik.
Salah satu penggagas produk tersebut, Jeanette Sabrina Nainggolan mengungkapkan, ia dan teman-temannya memanfaatkan biji kakao menjadi Kakolie Beauty.
”Biji kakao bisa menjadi produk perawatan tubuh dapat mencerahkan kulit secara alami, mencegah garis halus, dan cocok untuk kulit sensitive,” tutur Jeanette, Minggu (17/11/2024).
Desa Putat
Ia mengatakan, mereka memperoleh biji kakao dari dari Desa Putat, Kabupaten Gunungkidul. Daerah tersebut memang terkenal dengan tanaman kakao.
Jeanette tak sendirian, ia Bersama Karina Mutia Azrah, Gracella Tambunan, Hanna Takiya Irfan Bey, dan Raisa Aulia melakukan penelitian sejak awal. Mereka berupaya menyulap kakao menjadi berbagai produk perawatan tubuh antara lain body soap, body scrub, dan body lotion.
”Kami berupaya menghadirkan produk perawatan tubuh dengan menggunakan bahan utama biji kakao yang memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi sehingga baik untuk kulit,” jelasnya.
Raih Juara
Inovasi tersebut berhasil menghantarkan mereka meraih juara ketigadalam program pra-inkubasi bisnis YES! X CSDU pada 10 November 2024 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.
Mereka pun berhak mendapatkan pendanaan bisnis sebesar Rp 10.000.000,00 untuk membantu pengembangan usaha di masa depan.
”Poduk Kakolie Beauty lahir melalui program pra-inkubasi bisnis YES! X CSDU. Selama menjalani program pra inkubasi, kami mendapat pendampingan dan berbagai pelatihan yang sangat membantu untuk pengembangan usaha,” imbuh Karina.





