JOGJA, bisnisjogja.id – Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat terjadu penurunan jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada November 2024.
Penumpang yang berangkat dari Yogyakarta sebanyak 157.098 orang atau turun 5,80 persen dibanding kondisi pada Oktober 2024. Begitu pula jumlah kedatangan mengalami penurunan, tercatat 154.746 orang atau turun 7,99 persen.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengungkapkan jumlah penumpang tujuan ke luar negeri (internasional) juga mengalami penurunan yakni 4,26 persen menjadi 12.461 orang dibanding bulan sebelumnya. Penumpang datang dari luar negeri turun 10,80 persen menjadi 13.425 orang.
”Jumlah barang yang dimuat menggunakan angkutan udara domestik sebesar 1.162,88 ton atau naik 4,30 persen dibanding bulan sebelumnya sedangkan jumlah barang yang dibongkar sebesar 138,23 ton atau turun 31,04 persen,” papar Herum
Angkutan Udara
Ia menjelaskan jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari DIY pada November 2024 secara keseluruhan tercatat sebanyak 157.098 orang. Ini turun 5,80 persen dibanding Oktober 2024 yang tercatat sebanyak 166.762 orang.
Penumpang yang berangkat dari Bandara YIA sebanyak 151.834 orang atau sebesar 96,65 persen dari total penumpang. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari Bandara Adisutjipto hanya sebesar 5.264 orang atau 3,35 persen.
Penumpang yang berangkat dari Bandara YIA turun sebesar 5,96 persen dibanding bulan sebelumnya. Persentase penurunan terbesar jumlah penumpang berangkat ke Ngurah Rai Denpasar sebesar 20,75 persen.
Berikutnya Halim Perdana Kusuma-Jakarta sebesar 5,48 persen dan Soekarno-Hatta-Tangerang sebesar 5,42 persen.
Penumpang yang berangkat dari Bandara Adisutjipto turun sebesar 0,79 persen dibanding Oktober 2024. Penumpang yang berangkat sebanyak 5.264 orang. Penumpang berangkat menuju Bandara Halim Perdana Kusuma-Jakarta sebanyak 5.234 orang. Jumlah tersebut turun 1,36 persen dibanding Oktober 2024 yang tercatat sebanyak 5.306 orang.




