Masih Proses, Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang

oleh -252 Dilihat
PEMAIN: Inilah pemain dan kru film ''Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang''.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Matta Cinema Production (MCP) melakukan proses syuting film terbarunya berjudul ”Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang”. Pengambilan gambar berlangsung selama dua pekan di Yogyakarta, dengan target rilis dan tayang di bioskop nasional pada pertengahan 2026.

Produser sekaligus CEO MCP, Nugroho Dewanto, mengatakan film bergenre drama itu menandai kebangkitan kembali MCP di industri film Indonesia.

Film mengangkat kisah pergulatan keluarga Tionghoa yang hidup di tengah masyarakat Indonesia, dengan dinamika duka dan bahagia yang tak berbeda dengan keluarga dari latar belakang lainnya.

”Ini ikhtiar untuk menghadirkan gambaran kehidupan keluarga Tionghoa Indonesia secara apa adanya. Mereka sama Indonesianya dengan suku-suku lain,” ungkap Nugroho.

Produser Imran Hasibuan menambahkan, film menyoroti persoalan identitas dan perjuangan hidup kelompok minoritas melalui tokoh Encek, sosok Tionghoa yang hidup dalam keterbatasan dan menghadapi diskriminasi berlapis.

Menurutnya, Encek merepresentasikan banyak orang yang terus berjuang mempertahankan martabat dan penghidupan di tengah tekanan sosial.

Film Adaptasi Novel

Film tersebut merupakan adaptasi novel karya Wisnu Suryaning Adji dengan judul yang sama, dan disutradarai oleh ismailBASBETH.

Sejumlah aktor senior seperti Ferry Salim, Melissa Karim, dan Verdi Soleiman turut ambil bagian, bersama aktor muda Nicholas Anderson dan Jessy Davita.

Selain jajaran pemain, para profesional perfilman nasional juga memberi dukungan termasuk Ong Hari Wahyu (desain produksi), Satria Kurnianto (director of photography), Edy Wibowo (art director), Retno Damayanti (costume designer), dan Charlie Meliala sebagai penata musik.

Dengan tema kuat dan dukungan sumber daya kreatif berpengalaman, ”Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang” tak hanya memperkaya khazanah perfilman nasional, tetapi juga membuka ruang dialog yang lebih luas tentang keberagaman dan kemanusiaan di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.