WONOSOBO, bisnisjogja.id – Pesona dataran tinggi Dieng kembali mencuri perhatian melalui keindahan Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Desa di lereng Gunung Prau tersebut diperkenalkan sebagai desa wisata binaan terbaru Bakti BCA.
Komitmen kuat dalam menjaga lingkungan dan keselamatan wisatawan sukses mengantar desa meraih Juara 1 Kategori Resiliensi dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.
Selepas ajang tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggandeng Kemenparekraf untuk memberikan pembinaan lanjutan guna mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Indonesia.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn menyampaikan bahwa langkahnya merupakan komitmen nyata perbankan dalam mendongkrak perekonomian daerah.
”BCA berkomitmen untuk meningkatkan daya tarik wisata dan mengakselerasi perekonomian lokal secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kami senantiasa mendorong setiap Desa Bakti BCA untuk menonjolkan karakteristik uniknya melalui pembinaan, peningkatan kapasitas SDM, hingga perluasan akses pasar,” ungkap Hera.
Inovasi Sosial
Selain pendampingan intensif, Desa Patakbanteng juga terpilih menjadi lokasi program Genera-Z Berbakti 2026 yang menghadirkan inovasi sosial dari mahasiswa melalui program live in.

Berada di ketinggian 2.565 mdpl, kawasan ini menawarkan udara sejuk berkisar 15°C hingga 25°C dengan lanskap alam pegunungan yang sangat memukau.
Popularitasnya sebagai jalur pendakian favorit terbukti dari lonjakan kunjungan yang menembus angka lebih dari 122.000 wisatawan pada tahun 2025 lalu.
Geliat ekonomi lokal semakin diperkuat dengan kehadiran homestay, penyewaan alat outdoor, hingga paket wisata seperti Banteng Jeep Adventure dan Wisata Edukasi Carica.
Tidak hanya alam, sektor pariwisata turut menghidupkan tradisi budaya lokal seperti upacara adat Baritan Terang Bulan serta pementasan Tari Patak Lengger.
Potensi bisnis kawasan ini ditutup manis oleh kontribusi UMKM pengolah komoditas lokal, mulai dari manisan carica, minuman herbal purwoceng, hingga olahan keripik kentang khas dataran tinggi Dieng.







