Pendapatan PGE Capai USD 318,86 Juta, Laba Bersih USD 104,26 juta

oleh -431 Dilihat
Ilustrasi PGE Lumut Balai Unit 2.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Pendapatan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) mencapai USD 318,86 juta, melampaui target yang ditetapkan sebelumnya sebesar USD 314,30 juta. Ini merupakan capaian sampai dengan kuartal III-2025.

Pendapatan tersebut mengalami peningkatan 4,20 persen secara year on year (YoY), dibandingkan kuartal III-2024 yang mencapai angka USD 306,02 juta.

Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Yurizki Rio, mengungkapkan capaian positif salah satunya karena dukungan PGE Lumut Balai Unit 2 dengan kapasitas 55 megawatt (MW) yang mulai beroperasi penuh sejak Juni 2025 lalu.

”Pendapatan ini semakin mengukuhkan optimisme perseroan untuk mendorong terwujudnya transisi energi dan swasembada energi yang menjadi cita-cita Pemerintah Indonesia,” papar Rio.

Ia mengungkapkan pencapaian menjadi bukti nyata kemampuan perseroan memperkuat kinerja operasional sekaligus mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Hasil positif tersebut menjadi semangat untuk terus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan mempercepat transisi nasional menuju energi bersih.

Total Aset

Rio mengatakan, total aset lancar perseroan mencatat peningkatan dari USD 828,56 juta menjadi USD 831,78 juta dibandingkan posisi per 31 Desember 2024. Kenaikan mencerminkan pertumbuhan bisnis yang positif serta menunjukkan posisi keuangan yang semakin solid dan sesuai dengan arah pengembangan.

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani menambahkan terdapat sejumlah faktor utama yang memberikan stimulus.

Ia mengatakan, sejumlah upaya dilakukan untuk meningkatkan kapasitas operasional melalui beberapa proyek strategis tahun ini dan sudah mulai membuahkan hasil nyata.

Beroperasinya Proyek Lumut Balai Unit 2 pada Juni 2025 lalu turut menjadi stimulus pertumbuhan pendapatan Perseroan secara year on year.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi menyatakan PGE terus mendorong pencapaian target kapasitas terpasang sebesar 1 gigawatt (GW) yang dikelola secara mandiri dalam dua-tiga tahun ke depan.

Ia menegaskan pencapaian target 1 GW bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih jauh menuju swasembada energi.

”Karena itu, kami terus menatap ke depan untuk mewujudkan target 1,8 GW pada 2033 dan mengembangkan potensi panas bumi hingga tiga GW,” ujar Julfi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.