Pengusaha Tekstil DIY Siap Menyambut Delegasi Pertemuan Tekstil Dunia

oleh -553 Dilihat
RAKOR: Jajaran pengurus Asosiasi Pertekstilan Indonesia melakukan rakor menyambut pertemuan internasional di Yogyakarta.(Foto: Y Sri Susilo)

 

Kota Yogyakarta terpilih menjadi tuan rumah pertemuan dunia industri tekstil karena keunggulannya sebagai Kota Batik, Heritage dan Budaya. Di sini, industri tekstil dan produk, termasuk UMKM, tumbuh serta berkembang dengan baik. Selain itu, fasilitas pendukung untuk konferensi tingkat internasional juga memadai.

 

JOGJA, bisnisjogja.id – Konferensi Tahunan ITMF 2025 (ITMF Annual Conference 2025) adalah acara internasional yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 24-25 Oktober 2025. Konferensi merupakan hasil kerjacsama antara Federasi Produsen Tekstil Internasional (ITMF) dan Federasi Pakaian Internasional (IAF).

Tema konferensi, ”Navigating Uncertainty & Adopting Technology – Pathways to Sustainable Strength” dengan peserta sekitar 350 peserta dari seluruh dunia.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmaja mengungkapkan acara tersebut menjadi wadah bagi para pemimpin industri, merek global, pengecer, produsen, dan pengambil keputusan utama dari sektor pakaian dan tekstil.

Mereka bisa berbagi wawasan tentang inovasi, keberlanjutan, dan strategi kolaboratif dalam industri fesyen. Kegiatan itu juga merupakan acara tahunan ke-40 International Apparel Federation (IAF).

Kota Yogyakarta terpilih menjadi tuan rumah karena keunggulannya sebagai Kota Batik, Heritage dan Budaya. Di sini, industri tekstil dan produk, termasuk UMKM, tumbuh serta berkembang dengan baik. Selain itu, fasilitas pendukung untuk konferensi tingkat internasional juga memadai.

Narasumber

Dalam forum ITMF Annual Conference 2025 dan IAF Fashion Convention 2025 bakal hadir sejumlah narasumber. Pembicara dari Indonesia, antara lain Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian RI), Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian RI) dan Mari Elka Pangestu (Dewan Ekonomi Nasional RI).

Pembicara dari mancanegara antara lain KV Srinivasan (Presiden ITMF), Cem Altan (Presiden IAF) dan Marcelo Duarte (Brazil).

PENGURUS: Pengurus Asosiasi Pertekstilan Indonesia usai menggelar rapat koordinasi.(Foto: istimewa)

Berkaitan dengan acara itu, Badan Pengurus Asosiasi Pertekstilan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD API DIY) dalam sebulan terakhir melakukan persiapan dan koordinasi dengan pihak terkait. Rapat koordinasi berlangsung dengan Badan Pengurus Pusat (BPP) API dan Ketua Umum BPP API Jemmy Kartiwa Sastraatmaja.

”Berbagai aspek strategis dan teknis telah dilakukan koordinasi dengan BPP API,”, jelas Ketua BPD API DIY, Suyatman Nainggolan.

Industri MICE

Menurutnya, rakor juga mencakup persiapan ”royal dinner” bertempat di Pagelaran Kraton Yogyakarta. Hal teknis dan detil telah dibicarakan termasuk food test untuk tamu dari berbagai negara.

”Kegiatan internasional ITMF dan IAF dapat berdampak ekonomi bagi perekonomian DIY,” harap Penasehat BPD API DIY dan Wakil Ketua Umum Kadin DIY, Robby Kusumaharto.

Menurut Robby, kehadiran 350 peserta dapat mendorong dan membangkitkan kembali industri MICE dan sektor pariwisata DIY.

Robby juga mengingatkan kepada panitia daerah, Pengurus BPD API DIY, untuk bekerja keras dan sungguh-sungguh untuk membantu persiapan dan pelaksanaan event internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.