Berbagai kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di hampir seluruh wilayah di Kota Yogyakarta, termasuk di Langenastran Lor, Kraton. Kegiatan tersebut menambah warga semakin akrab dan guyub.
JOGJA, bisnisjogja.id – Setiap tahun warga Langenastran Lor, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta meyelenggarakan lomba masak nasi goreng. Lomba tahun ini berlangsung di Pendopo Kelurahan Panembahan, Minggu (03/08/2025) dengan jumlah peserta mencapai sebelas.
”Lomba masak nasi goreng untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia,” jelas Ketua RW 03 Panembahan, RM Hermunanto.
Menurut Hermunanto, setiap tahun warga RW 03 yakni RT 07, RT 08 dan RT 09, menyelenggarakan kegiatan untuk menyambut dan memeriahkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia.
Warga mengawali kegiatan dengan memperbaiki dan mengganti lampu di sepanjang Jalan Langenastran Lor dan Jalan Langensuryo. Di samping itu, juga memperbaiki tiang lampu dan instalasi listriknya.
Kegiatan selanjutnya mengecat kembali tiang dan umpak bendera. Mereka juga embuat bendera merah putih yang baru.
”Hiasan umbul-umbul juga disiapkan agar tercipta suasana meriah di wilayah Langenastran Lor,” ujar Anto panggilan akrab RM Hermunanto.
Warga Guyub
”Kami juga mengadakan sejumlah lomba yang sifatnya rekreatif,” imbuh Ketua RT 07, Y Sri Susilo yang juga panitia penyelenggara.
Menurutnya, lomba bertujuan meningkatkan keakraban warga RW 03 baik generasi muda maupun para senior/sepuh. Mereka menjadi makin guyub.

Lomba masak nasi goreng merupakan salah satu kegiatan, selanjutnya adalah jalan kaki sehat ”Mubeng Beteng Sisih Wetan”.
Kegiatan tersebut akan berlangsung tepat pada tanggal 17 Agustus 2025. Beberapa lomba yang melibatkan warga juga berjalan sepanjang bulan Agustus 2025.
Lomba Masak
Pada lomba memasak nasi goreng, panitia penyelenggara mengundang dua jurnalis yang mempunyai hobi kuliner. Kedua jurnalis, Tedy Kartyadi (Bernasnews) dan Agung PW (Suara Merdeka).
”Dari aspek cita rasa maupun cara penyajian, semuanya lumayan enak dan baik,” jelas Tedy.
Menurut Teddy, bahkan ada beberapa peserta yang rasanya sudah layak jual seperti cita rasa yang dijual di warung atau rumah makan.
”Saya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba karena secara keseluruhan rasanya enak dan sajiannya juga cukup menarik,” ungkap Agung.
Iaa menilai kualitas rasa nasi goreng jika dibandingkan dengan lomba tahun lalu tidak jauh berbeda bahkan ada yang berani menambahkan bumbu rempah yang menambah kelezatan.
Seperti diketahui, nasi goreng adalah hidangan nasi yang digoreng dan dicampur dengan berbagai bumbu dan bahan tambahan. Secara umum, nasi goreng terbuat dari nasi yang dimasak kembali dengan minyak goreng, kecap manis, bawang merah, bawang putih, dan bumbu lainnya.
Selain itu, nasi goreng juga seringkali ditambahkan dengan bahan seperti telur, daging ayam, daging lainnya atau kerupuk.
Nasi goreng merupakan hidangan populer di Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya, dan memiliki banyak variasi tergantung pada bahan dan bumbu yang digunakan.
”Beberapa variasi nasi goreng yang terkenal antara lain nasi goreng Jawa, nasi goreng kambing, dan nasi goreng seafood,” tambah Susilo.





