Semen Indonesia Nihil Fatalitas, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

oleh -384 Dilihat
SIMULASI: Karyawan SIG melakukan simulasi mengatasi kebakaran.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Semen Indonesia (SIG) membuktikan komitmen tinggi terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Emiten bangunan berkode SMGR ini resmi mencatatkan nihil fatalitas (zero fatality) di seluruh wilayah operasional pabrik semen sepanjang tahun 2025.

Pencapaian tersebut menjadi refleksi kuat atas penempatan K3 sebagai nilai utama dalam aktivitas harian pekerja.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, menegaskan hal itu saat menutup rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 di PT Semen Tonasa, Pangkep, Sulawesi Selatan. Ia menyatakan bahwa peringatan K3 bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

”Kami memanfaatkan momentum ini sebagai ruang refleksi dan evaluasi budaya keselamatan kerja secara menyeluruh di lingkungan SIG Group,” ujar Reni, Minggu (1/3/2026).

Performa Melampaui Target

Performa keselamatan SIG pada 2025 melampaui target. Perusahaan mencatatkan angka Lost Time Injury Frequency Rate sebesar 0,13 dari target 0,3. Selain itu, angka Lost Time Injury Severity Rate berada di posisi 1,01 dari target 5.

Keberhasilan perusahaan mendapat dukungan implementasi berbagai indikator keselamatan seperti Safety Observation Tour, Corporate Life Saving Rules (CLSR), dan Visible Safety Leadership (VSL) Ambassador.

KECELAKAAN: Simulasi penanganan korban kecelakaan kerja.(Foto: istimewa)

Tahun ini, SIG mengusung tema ”From Compliance to Resilience”. Perusahaan mendorong setiap individu menjadi penggerak utama budaya K3 yang inklusif dan berkelanjutan.

Manajemen juga mentransformasi kepemimpinan keselamatan menjadi Visible-Felt Safety Leadership. Melalui pendekatan tersebut, jajaran manajemen terjun langsung ke lapangan untuk berdialog dan melakukan intervensi konstruktif demi membangun kepercayaan pekerja.

Berbagai Penghargaan dari Pemerintah

”Komitmen kami berbuah berbagai apresiasi dari pemerintah. SIG meraih Zero Accident Award dari Kementerian Ketenagakerjaan serta Tropi Aditama Terbaik dari Kementerian ESDM,” imbuh Reni.

Sebagai langkah penguatan ke depan, SIG meluncurkan New CLSR yang berisi 20 poin panduan keselamatan kerja. Panduan baru ini disusun secara akurat berdasarkan data statistik insiden dan risiko spesifik pada proses bisnis operasi SIG.

Reni menambahkan keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama mulai dari kesadaran individu. Perusahaan berkomitmen mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja demi memastikan produktivitas karyawan tetap optimal.

No More Posts Available.

No more pages to load.