Tantangan Ekonomi Semakin Berat, Perlu Intensif Bersinergi

oleh -561 Dilihat
PERLU SINERGI: Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama jajaran Kadin Indonesia dan DIY. Mereka sepakat kerja sama semakin intensif guna menghadapi berbagai tantangan.(Foto: Y Sri Susilo)

JOGJA, bisnisjogja.id – ”Saat ini kita menghadapi tantangan ekonomi global, nasional dan lokal yang semakin berat,” ungkap Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Kondisi tersebut menjadikan sinergi antar pemangku kepentingan semakin relevan. Semua pihak perlu meningkatkan intensitas kerja sama guna memperkuat ketahanan ekonomi bersama.

Sultan menyampaikan pendapatnya tersebut pada Rapat Pimpinan Daerah Kadin DIY di JEC, Minggu (10/2/2025). Rapat bertajuk ”Sinergi dan Akselerasi: Mendorong Pencapaian Ketahanan Pangan, Penciptaan Lapangan Kerja, Perumahan dan Pariwisata”.

Hadir dalam rapimda, Ketua Kadin Indonesia Anindya Novian Bakrie serta sejumlah wakil ketua dan pengurus lain. Hadir pula Ketua Umum Kadin DIY GKR Mangkubumi, seluruh pengurus DIY dan kabupaten, kota.

Tamu undangan yang hadir antara lain bupati/wali kota wilayah DIY, kepala dinas, perwakilan KPwBI DIY, OJK DIY dan jajaran Bank BPD DIY.

Percepatan Implementasi

”Kadin DIY sebagai bagian triplehelix harus bergerak bersama pemangku kepentingan lainnya,” harap Sultan.

Konsolidasi diperlukan harus disertai percepatan dalam implementasinya. Sultan menyatakan. Pemda DIY terbuka untuk bersinergi dan berkolaborasi sehingga dapat menghadapi tantangan pembangunan ekonomi DIY.

Anindya menambahkan DIY merupakan gudangnya UMKM dan juga koperasi. Menurutnya Kadin DIY harus terlibat langsung pada pendampingan UMKM.

”Kadin juga dapat bersinergi dengan perguruan tinggi dan Pemda DIY agar dukungan dan pendampingan pada UMKM dan koperasi hasilnya lebih optimal,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan, Rapimda Kadin DIY merupakan rapimda pertama setelah Munas Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia bulan Januari 2025 lalu.

Dampak Langsung

GKR Mangkubumi pada kesempatan tersebut mengatakan untuk mendukung mencapai ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, pengembangan perumahan, dan pariwisata, organisasinya akan bersinergi dengan berbagai pihak.

Menurut Mangkubumi, berbagai program kerja sama yang ada perlu implementasi dengan akselerasi agar dapat berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

”Dari hasil rapimda, saya berharap menghasilkan gagasan dan program yang relevan. Selanujtnya dapat bersinergi dengan pemangku kepentingan untuk mendukung akselerasi pembangunan ekonomi DIY,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.