GUNUNGKIDUL, bisnisjogja.id – Pelaku UMKM masih banyak yang belum mengetahui cara membuat laporan keuangan. Akibatnya, terjadi tumpeng tindih antara uang pribadi dan uang usaha.
Dampak lebih jauh, kadang-kadang uang usaha terpakai sehingga mengganggu jalannya UMKM. Ini menjadi kendala bagi pengembangan usaha.
Melihat kondisi demikian, Tim LPPM STIE YKPN Yogyakarta melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan laporan keuangan bagi UMKM di Kelurahan Bendungan, Karangmojo Kabupaten Gunungkidul DIY, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan tersebut merupakanagenda rutin STIE YKPN dalam rangka melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi. Tim terjun langsung ke lapangan memberi pelatihan laporan keuangan.
Tim LPPM diwakili Dr Maria Pampa Kumalaningrum, Dr Rusmawan Wahyu Anggoro, Bianka Andriyani MM, Deranika Ratna Kristiana MSi serta Ika Puspita Kristianti MAcc.
Kelompok UMKM
Kabag Humas STIE YKPN, Bianka Andriyani MM menjelaskan peserta pelatihan kelompok UMKM yang ada di wilayah Kelurahan Bendungan dengan berbagai latar belakang jenis usaha.

Pihak Kelurahan Bendungan diwakili Carik Ermina Palevi SE menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap setelah mengikuti pelatihan, UMKM Kelurahan Bendungan dapat semakin profesional mengelola usahanya khususnya pada pelaporan keuangan.
”Kegiatan pelatihan laporan keuangan menjadi hal prinsip yang harus dikuasai UMKM,” ungkap Bianka.
Selain untuk mengetahui kondisi keuangan usaha, dasar pengambilan keputusan, serta kelengkapan administrasi keuangan manfaat lain dari pencatatan laporan keuangan yakni memudahkan perhitungan dan pelaporan pajak.
”Semoga setelah pelatihan, UMKM Kelurahan Bendungan mampu lebih profesional dalam mengelola bisnis serta memberikan dampak positif bagi kesuksesan bisnis di masa depan,” imbuh Bianka.
Ia menambahkan STIE YKPN berkomitmen akan menjadi bagian yang berdampak bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program dan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak.






