Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi, UWM Kunjungi Unitomo

oleh -880 Dilihat
SUVENIR: Pimpinan UWM Yogyakarta dan Unitomo Surabaya bertukar suvenir.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Universitas Widya Mataram (UWM) melaksanakan kunjungan ke Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Surabaya pada Selasa (30/9/2025). Rombongan yang dipimpin langsung oleh Rektor UWM, Prof Edy Suandi Hamid, diterima Rektor Unitomo Prof Siti Marwiyah beserta para pimpinan universitas.

Turut serta dalam kunjungan ini para Wakil Rektor (WR), Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan UWM.
Prof Edy dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas penerimaan yang luar biasa.

”Mohon maaf jika kunjungan ini mengganggu aktivitas. Unitomo relatif sama usianya dengan UWM. Saat ini Unitomo telah memiliki 28 program studi (prodi), dan telah membuka beberapa prodi baru. Maka dari itu UWM perlu belajar ke Unitomo, termasuk bagaimana penerimaan mahasiswa baru dan penjaminan mutu, ungkap Edy.

Wakil Rektor I Unitomo, Dr Amirul Mustofa menyampaikan bahwa mahasiswa dapat menulis jurnal tanpa membuat tugas akhir dengan ketentuan tertentu. Apabila mahasiswa mengikuti summer course di luar negeri, maka ketika pulang terdapat penilaian tersendiri.

Sementera itu, WR II Unitomo, Dr Sucipto dalam pemaparannya menyebutkan bahwa dosen harus aktif mengurus jabatan fungsional (jafa). Dosen akan terus didorong untuk mengurus jafa. Bagi dosen baru harus menandatangani pakta integritas bahwa yang bersangkutan akan mengurus jafa tepat waktu.

Wakil Rektor III Unitomo, Dr Suyanto mengemukakan bahwa para pimpinan harus terjun langsung dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Ia menjelaskan ada banyak beasiswa di Unitomo.

Kolaborasi

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unitomo, Prof Nur Sayidah menyampaikan bahwa saat ini harus berkolaborasi untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

”Kolaborasi dapat dilaksanakan dengan mengusung tema yang telah dilaksanakan di suatu daerah kemudian dikaji pelaksanaannya di daerah lain. Saat ini telah ada skema penelitian baru yaitu skema strategis,” tambahnya.

Kepala Badan Penjaminan Mutu Unitomo, Drs Hadi Sugiyanto MS menyampaikan kampusnya telah mengadopsi peraturan terbaru dalam pelaksanaan penjaminan mutu.

”Saat ini telah ada Pusat Penjaminan Mutu, karena dipersyaratkan. Dokumen penjaminan mutu disimpan di laman universitas dan diproteksi dengan password. Kegiatan-kegiatan seperti seminar dan penerimaan mahasiswa baru, wajib membuat laporan,” tegasnya.

Pada penghujung pertemuan, kedua universitas sepakat untuk menindaklanjuti peluang sinergi di berbagai bidang. Edy menegaskan bahwa kerja sama antar perguruan tinggi merupakan kunci untuk menghadapi tantangan pendidikan tinggi di tengah arus globalisasi.

”Pertemuan ini membuka peluang terjalinnya kerja sama yang lebih luas, karena kemajuan kedua institusi dapat dicapai melalui kolaborasi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.